JAWA POS RADAR MOJOKERTO - Gempa bumi menjadi salah satu bencana alam yang dapat melanda lapisan bumi di mana saja. Namun, yang cukup ditakuti adalah gempa megathrust.
Gempa ini disebabkan pergeseran mendadak sepanjang zona subduksi yang sangat besar dan berpotensi memicu tsunami besar yang dapat menghancurkan wilayah dalam hitungan menit saja.
Namun, gempa megathrust ini tak sekadar mengintai Indonesia. Gempa megathrust juga berpotensi terjadi di negara-negara lainnya.
Sejarah mencatat terdapat lima gempa megathrust paling dahsyat, termasuk Gempa Valdivia di Chili (1960), Gempa Alaska (1964), Gempa Aceh (2004), Gempa Tohoku di Jepang (2011), dan Gempa Kamchatka di Rusia (1952).
Gempa-gempa ini memiliki kekuatan di atas 9 magnitudo dan menyebabkan kerusakan serta korban jiwa yang sangat besar.
Berikut beberapa Negara lain yang pernah mengalami gempa super dahsyat ini.
- Jepang
Negeri Sakura merupakan negara yang sangat rentan terhadap gempa megathrust.
Palung Nankai yang ada di Jepang merupakan Palung bawah laut sepanjang 800 km membentang dari Shizuoka, sebelah barat Tokyo, hingga ujung selatan pulau Kyushu.
Area ini disebut sebagai zona subduksi di antara dua lempeng tektonik di Samudra Pasifik yang telah menjadi lokasi gempa bumi dahsyat berkekuatan delapan atau sembilan skala richter setiap satu atau dua abad.
Dikutip dari laman resmi Kobe University, ada peluang 70-80 persen bahwa Gempa Bumi Megathrust Palung Nankai, Jepang akan terjadi dalam 30 tahun ke depan yang diperkirakan akan menyebabkan kerusakan jauh lebih besar daripada Gempa Bumi Besar Jepang Timur 2011.
- Chili
Chili adalah negara lain yang sering mengalami gempa besar, termasuk gempa megathrust. Negara ini terletak di tepi barat Lempeng Amerika Selatan, yang bertemu dengan Lempeng Nazca di zona subduksi Peru-Chili. Zona ini merupakan salah satu yang paling aktif di dunia dan telah menghasilkan beberapa gempa terbesar dalam sejarah.
- Alaska
Gempa Alaska yang terjadi pada 27 Maret 1964 adalah gempa paling kuat yang pernah tercatat di Amerika Utara, dengan kekuatan 9,2 magnitudo.
Gempa yang berlangsung selama empat menit 38 detik ini memicu tsunami setinggi 8,2 meter, yang menghancurkan desa Chenega dan menewaskan 23 dari 68 penduduknya.
Secara keseluruhan, gempa ini menyebabkan 131 korban jiwa dan kerusakan besar di Alaska, Hawaii, dan Jepang.
Gempa Alaska yang terjadi pada 27 Maret 1964 adalah gempa paling kuat yang pernah tercatat di Amerika Utara, dengan kekuatan 9,2 magnitudo.
Gempa yang berlangsung selama empat menit 38 detik ini memicu tsunami setinggi 8,2 meter, yang menghancurkan desa Chenega dan menewaskan 23 dari 68 penduduknya.
Baca Juga: Warga Pesisir Pandeglang Diminta Tenang dan Beraktivitas Normal Meski Rawan Alami Gempa Megathrust
- Gempa Tohoku
Gempa Tohoku, yang terjadi pada 11 Maret 2011, merupakan gempa terkuat dalam sejarah Jepang, dengan pusat gempa di kedalaman laut sekitar 29 km di timur Semenanjung Oshika.
Gempa ini memicu tsunami setinggi 40,5 meter di Prefektur Iwate dan Sendai, menyebabkan 15.897 korban jiwa, ribuan terluka, dan hilang.
Selain memindahkan Pulau Honshu sejauh 2,4 meter, gempa ini juga mengakibatkan bencana nuklir di Fukushima, dengan ledakan di tiga reaktor akibat kegagalan sistem pendingin dan hilangnya daya listrik, memaksa evakuasi massal di sekitar area tersebut.
Editor : Imron Arlado