JAWA POS RADAR MOJOKERTO – Sepanjang Jumat 23 Agustus 2024, Indonesia mengalami 20 kali guncangan gempa bumi yang tersebar di 9 wilayah.
Tercatat, Sulawesi dan Pulau Sumba, Nusa Tenggara Timur ( NTT ) paling banyak mengalami guncangan.
Dari data Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika ( BMKG ) menyebutkan, Sulawesi terhitung 10 kali gempa susulan dan Pulau Sumba 9 kali gempa yang terjadi sejak pagi hari.
Sumba pertama kali merasakan guncangan gempa hari ini pada pukul 03.56 dengan kekuatan magnitudo 5.
Tidak berselang lama, jarak 30 menit terdapat gempa susulan dengan kekuatan magnitudo 3.
Setelah gempa susulan kedua itu, setiap 10 menit sekali Pulau Sumba alami gempa dengan kekuatan kurang dari magnitudo 2,5 yang berakhir pada pukul 04.58.
Namun, pada pukul 05.24 Pulau Sumba kembali merasakan guncangan gempa dengan kekuatan magnitudo 2,7 dan terus berlanjut tiap satu jam sekali dengan total 4 kali gempa yang berdekatan sampai pukul 7.41.
Sayangnya, kurang dari 4 jam Pulau Sumba lagi-lagi diterjang guncangan gempa pada pukul 11.19 dengan kekuatan magnitudo 3,2.
Selain Pulau Sumba, Sulawesi juga mulai merasakan guncangan gempa pertama kali pada pukul 10.30 dengan kekuatan magnitudo 4,7.
Setelah gempa yang pertama itu, Sulawesi dalam kurun waktu 76 menit merasakan 10 kali gempa susulan dengan rata-rata kedalaman 10 kilometer.
Jarak waktu 6 jam tepatnya pukul 17.30 (23/88) rupanya Sulawesi juga alami gempa bumi dengan kekuatan magnitudo 4,8
Tidak tanggung-tanggung, gempa yang berpusat di daratan, 7 kilometer Barat Laut Luwu Timur itu memiliki kedalaman 5 kilometer, lebih dangkal setengah dengan 10 guncangan yang dialami pagi hari yang memiliki rata-rata kedalaman 10 kilometer.
Masyarakat yang merasakan gempa di Sulawesi itu tinggal di Sorowako dan Malili.
BMKG mengimbau masyarakat di sekitar wilayah tersebut hati-hati terhadap gempa bumi susulan lagi yang akan terjadi di Sulawesi. Apalagi, saat ini sedang muncul potensi gempa megathrust. HILMY H
Editor : Imron Arlado