Berita Daerah Berita Terbaru Ekonomi Bisnis Event JPRM Features Figur Hukum & Kriminal Jangan Baca Journey Kelana Desa Kesehatan Lifestyle Misteri Mojokerto Nasional Olahraga Pendidikan Peristiwa Politik Politik & Pemerintahan Ramapedia Sambel Wader Sejarah & Mojopedia Seni & Budaya Sportmojok Wisata & Kuliner

Belasan Pendaki Nyaris Merenggang Nyawa saat Mendaki Gunung Dukono

Imron Arlado • Rabu, 21 Agustus 2024 | 01:59 WIB
Erupsi Gunung Api di saat para pendaki capai kawah Gunung Dukono
Erupsi Gunung Api di saat para pendaki capai kawah Gunung Dukono

JAWA POS RADAR MOJOKERTO – Bertepatan dengan hari kemerdekaan, Gunung Dukono menyemburkan erupsinya di saat para pendaki hendak mencapai puncak Gunung Dukono pada Sabtu, 17 Agustus 2024.

Kabar tersebut viral akibat beredarnya video pendaki Gunung Dukono yang berlarian saat kawah gunung di dekat mereka memuntahkan material panas abu vulkanik.

Video tersebut diunggah oleh akun Instagram @anak_esa, yang memperlihatkan tayangan drone para pendaki Gunung Dukono.

Video berdurasi 50 detik tersebut menampilkan detik-detik mencekam yang membahayakan pendaki yang bisa saja merenggang nyawa.

Dalam video tersebut para pendaki berlarian turun ke bawah untuk menghindari abu vulkanik yang tiba-tiba muncul dari kawah Gunung Dukono.

Akibatnya, para pendaki mendapat kecaman oleh warganet akibat tindakan yang sangat membahayakan nyawa tersebut.

Kejadian tersebut dibenarkan oleh Petugas Pos Pengamatan Gunung Api Dukono. Ia mengatakan video tersebut benar, jika dilihat dari video masih ada pendaki tanpa koordinasi di Pos Pengamatan Gunung Dukono.

Pendakian tersebut ilegal karena mereka nekat mendaki di saat pihak Pos Pengamatan Api Gunung Dukono melarang adanya pendakian dalam radius 3 kilometer dari area kawah.

Untungnya hingga saat ini belum ditemukan adanya korban jiwa akibat peristiwa tersebut.

Bambang Sugiono selaku petugas Pos Pengamatan Gunung Api Dukono memperkirakan erupsi terjadi di pagi hari pada saat belasan pendaki berada di puncak Gunung Dukono.

 

Erupsi yang terjadi pada Gunung Dukono ketinggian abu vulkaniknya sekitar 600 sampai 700 meter. Sekarang kawasan Gunung Dukono statusnya level II waspada setiap saat erupsi.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) mengeluarkan larangan untuk mendaki Gunung Dukono sampai waktu yang belum ditentukan akibat aksi nekat dari belasan pendaki tersebut. Nailul

Editor : Imron Arlado
#Gunung Dukono #badan penanggulangan bencana daerah #17 agustus 2024 #pendaki gunung #gunung erupsi #bpbd