Berita Daerah Berita Terbaru Ekonomi Bisnis Event JPRM Features Figur Hukum & Kriminal Jangan Baca Journey Kelana Desa Kesehatan Lifestyle Misteri Mojokerto Nasional Olahraga Pendidikan Peristiwa Politik Politik & Pemerintahan Ramapedia Sambel Wader Sejarah & Mojopedia Seni & Budaya Sportmojok Wisata & Kuliner

Antisipasi Gempa Megathrust, Wilayah Ini Siapkan 120 Jalur Evakuasi Bagi Warganya

Imron Arlado • Selasa, 20 Agustus 2024 | 11:32 WIB
Peta potensi gempa Megathrust. (BMKG)
Peta potensi gempa Megathrust. (BMKG)

JAWA POS RADAR MOJOKERTO – Pemerintah Kota Surabaya, Jawa Timur sudah menyiapkan ratusan tempat evakuasi bagi warganya jika gempa Megathrust terjadi.

Sementara, di Kabupaten Lebak, Banten, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) setempat menyiapkan 120 jalur evakuasi bagi warganya.

BPBD juga mengingatkan warga yang berada di wilayah pesisir pantai selatan agar mewaspadai potensi tsunami.

"Untuk mitigasi bencana, kami mengoptimalkan kegiatan sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat yang berasa di wilayah pesisir selatan Banten untuk mewaspadai potensi bencana tsunami," kata Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Lebak Febby Rizky Pratama, seperti dikutip Antara.

Masyarakat Kabupaten Lebak yang tinggal di kawasan pesisir selatan meliputi Kecamatan Wanasalam, Malingping, Cihara, Panggarangan, Bayah, Cilograng dan Cibeber diingatkan selalu waspada potensi bencana tsunami.

Pemerintah daerah telah memetakan 120 titik di jalur evakuasi, termasuk arah petunjuk di kawasan pantai pesisir selatan untuk penyelamatan warga dari ancaman tsunami.

Pemetaan jalur evakuasi, termasuk arah petunjuk itu agar masyarakat dapat menyelamatkan diri ketika terjadi bencana.

Penyelamatan warga dari tsunami kurang lebih 10-20 menit, sehingga masyarakat pesisir selatan yang berhadapan langsung dengan Samudera Hindia dapat bergerak cepat melintasi jalur evakuasi dan arah petunjuk guna keselamatan.

Sebab, katanya, pesisir selatan masuk daerah rawan tsunami karena terdapat pertemuan (tumbukan) lempeng di Samudera Hindia, Australia - Benua Asia.

"Kami mengapresiasi Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menyelenggarakan Sekolah Lapang Geofisika agar masyarakat pesisir dapat menyelamatkan diri bila terjadi tsunami dengan berlari ke perbukitan melalui jalur evakuasi dan berlindung di selter maupun bangunan tinggi," katanya.

Ketua Tim Informasi Gempa Bumi dan Peringatan Dini Tsunami BMKG Wijayanto meminta masyarakat tidak panik, tetapi cukup mewaspadai potensi gempa di zona Megathrust terutama di Selat Sunda dan Mentawai-Siberut.

Menurut BMKG, Indonesia memiliki 13 zona Megathrust yang telah terbentuk sejak ribuan tahun lalu, karena pertemuan lempeng samudra dengan lempeng.

"Kami minta masyarakat yang tinggal di wilayah selatan tidak panik, namun tetap waspada terhadap potensi tsunami," katanya. (Antara)

 

Editor : Imron Arlado
#Banten #badan penanggulangan bencana daerah #gempa megathrust #samudera hindia #Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika #australia #BPBD Lebak #jalur evakuasi #BMKG #benua asia #bpbd #pesisir selatan