JAWA POS RADAR MOJOKERTO - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika atau BMKG mengeluarkan peringatan munculnya gempa Megathrust. Gempa yang hanya tinggal menunggu waktu ini diprediksi memiliki kekuatan magnitudo 8.9.
Dua gempa Megathrust berpotensi terjadi di dua lokasi. Yakni di Selat Sunda dan Mentawai-Siberut. Kedua segmen megathrust itu terakhir kali gempa lebih dari dua abad silam.
Megathrust Selat Sunda memiliki panjang 280 kilometer, lebar 200 kilometer, dan pergeseran 4 centimeter per tahun tercatat pernah bergerak pada 1699 dan 1780 dengan Magnitudo 8,5.
Sedangkan, di segmen Mentawai-Siberut dengan panjang 200 kilometer dan lebar 200 kilometer serta pergeseran 4 centimeter per tahun, pernah gempa pada 1797 dengan kekuatan magnitudo 8,7 pada 1833.
Berikut sejumlah gempa hebat yang pernah terjadi di Indonesia
- Gempa Samudra Hindia 2004
Magnitudo 9,1-9,3, terjadi di lepas pantai barat Sumatera, memicu tsunami yang menewaskan lebih dari 230.000 orang di 14 negara.
Gempa ini dikenal dengan gempa bumi dan tsunami Aceh. Terjadi pada 26 Desember 2004, pusat gempa terletak di lepas pantai barat Sumatera, Indonesia.
Guncangan gempa bumi berskala magnitudo 9.1–9.3 ini menewaskan sekitar 227.898 jiwa pada 14 negara. Mulai Indonesia, Sri Lanka, India, Thailand, Somalia, dan Maladewa.
- Gempa Sumatera 2005
Magnitudo 8,6, terjadi di lepas pantai Nias, Sumatera Utara, menyebabkan kerusakan besar dan korban jiwa.
Gempa bumi Sumatera 28 Maret ini menewaskan sekitar 1.300 orang. Selain korban jiwa, ribuan orang juga mengalami luka ringan hingga berat.
Gempa ini juga mengakibatkan kerusakan pada bangunan di Gunung Sitoli, dan akses jalan menuju Teluk Dalam serta jaringan komunikasi terputus
Baca Juga: Gempa Magnitudo 5,2 Getarkan Maluku, BMKG Laporkan Nihil Korban Jiwa
- Gempa Sumatera 2012
Magnitudo 8,6, terjadi di lepas pantai barat Sumatera, memicu peringatan tsunami di beberapa negara.
Meski kekuatan gempa sangat besar, namun tak banyak korban yang ditimbulkan.
Gempa ini terjadi di kerak Samudra Hindia dan berpusat di kerak Samudera. Meski besar, tsunami yang dihasilkan cuma 30 sentimeter. Karena gempa ini hanya bergeser mendatar dna tidak ada pergeseran vertikal yang signifikan.
- Gempa Laut Banda 1938
Magnitudo 8,5, terjadi di Laut Banda, Maluku. Berkekuatan besar, gempa ini terjadi di wilayah tektonik yang kompleks dan dibatasi antara Lempeng Australia dan Lempeng Sunda. Menimbulkan tsunami setinggi 1,5 meter, namun tak ada korban jiwa.
- Gempa Sumatera 2007
Magnitudo 8,4, terjadi di lepas pantai Sumatera, menyebabkan kerusakan signifikan.
Gempa ini terasa hingga Singapura dan Malaysia. Pada 7 Maret 2007, dilaporkan 52 orang meninggal akibat gempa ini.
Kebanyakan korban meninggal karena tertimpa bangunan yang roboh, baik rumah maupun di tempat kerja. Selain itu, 161 orang mengalami luka berat dan 31 orang mengalami luka ringan.
Baca Juga: Saat Gempa Megathrust Terjadi, Jangan Panik. Lakukan Hal Ini untuk Mengurangi Celaka
- Gempa Sumba 1977
Magnitudo 8,3, terjadi di lepas pantai Sumba, Nusa Tenggara Timur. Tsunami terjadi dengan ketinggian hingga 5,8 meter di Pulau Sumba dan Pulau Sumbawa.
Jumlah total korban tewas setidaknya 316 orang, dan puluhan lainnya hilang dan 1.100 luka-luka.
- Gempa Biak 1996
Magnitudo 8,2, terjadi di Biak, Papua, menyebabkan tsunami dan kerusakan besar.
Berkekuatan magnitudo 7,5 yang terjadi di Kabupaten Biak Numfor, Irian Jaya (kini Papua) pada 17 Februari 1996 menewaskan 101 orang, 53 orang luka berat, 225 orang luka ringan, dan 31 orang hilang.
Gempa bumi ini juga merusak atau menghancurkan 5.043 rumah, membuat 10.000 orang kehilangan tempat tinggal.
Editor : Imron Arlado