JAWA POS RADAR MOJOKERTO – Briptu Toyib Widiyantoro, Mantan ajudan Kapolres Tuban, menggegerkan warga Perum Griya Manunggal Asri, Kecamatan Semanding, Kabupaten Tuban, Kamis (15/8).
Ia ditemukan tewas dengan tubuh menggantung di dalam rumahnya dengan tali rafia. Tali itu diikatkan pada kusen pemisah antara ruang tamu dan dapur.
Saat ditemukan, Briptu Toyib masih mengenakan kaus abu-abu kombinasi biru dan celana jins.
Berikut profil singkatnya:
Nama Lengkap: Briptu Toyib Widiyantoro
Tempat Lahir: Desa Glodog, Kecamatan Palang, Kabupaten Tuban
Baca Juga: Usai Kapolsek di Mojokerto, Kini Mantan Ajudan Kapolres Tuban Ditemukan Tewas Gantung Diri
Pendidikan:
SMPN 1 Palang
SMAN 4 Tuban
S-1 Ilmu Hukum, Fakultas Hukum, Universitas Sunan Bonang, Tuban
Karir:
Bertugas di Satlantas Polres Tuban
Mantan ajudan Kapolres Tuban
Keluarga:
Menikah
Memiliki dua anak
Tinggal di Perum Griya Manunggal Asri, Kecamatan Semanding, Kabupaten Tuban
Briptu Toyib dikenal sebagai sosok yang baik dan harmonis dengan keluarga serta aktif dalam kegiatan sosial di lingkungan sekitar. Ia dikenal harmonis dengan keluarga dan tak pernah terdengar cekcok.
Kematian Briptu Toyib dengan cara tak wajar ini mengagetkan publik. Karena, sebelumnya, 11 Agustus lalu, Kapolsek Prajurit Kulon, Kota Mojokerto Kompol Maryoko, ditemukan tewas gantung diri di rumahnya di Desa Mlaten, Kecamatan Puri, Kabupaten Mojokerto.
Kompol Maryoko, yang sebelumnya menjabat sebagai Kabag Ops Polres Mojokerto Kota, ditemukan oleh anggota keluarganya dalam kondisi tergantung.
Polisi masih menyelidiki penyebab pasti kematian Kompol Maryoko dan belum memberikan keterangan resmi mengenai motif di balik tindakan tersebut.
Jenazah Kompol Maryoko telah dimakamkan di Desa Pohkecik, Kecamatan Dlanggu, Kabupaten Mojokerto. Pihak kepolisian dan Kompolnas sedang berkoordinasi untuk mendapatkan klarifikasi lebih lanjut terkait kejadian ini.
Editor : Imron Arlado