JPRM – Lagu Gala Bunga Matahari punya Sal Priadi telah tayang musik video 8 Agustus 2024, dan menjadi trending 1 di Youtube.
Musik video ini telah mencapai 1 juta lebih penonton, musik video lagu Gala Bunga Matahari menuai banyak pujian lantaran menjadi debut akting Gempi anak dari pasangan Gading Marten dan Gisella Anastasia yang sangat mendalami perannya.
Sebelumnya, lagu Gala Bunga Matahari telah viral dibuat untuk konten di media sosial oleh banyak orang. Banyak yang menyukai lagu tersebut karena maknanya sangat dalam.
Tidak sedikit orang yang menangis saat mendengarkan lagu Gala Bunga Matahari, karena lagu ini mengingatkan kepada seseorang yang telah tiada.
Lagu 'Gala Bunga Matahari' dirilis tahun 2024 ini, menceritakan tentang kerinduan yang mendalam kepada seseorang yang telah berpulang.
Lagu ini menggunakan bunga matahari sebagai metafora untuk menggambarkan perasaan kehilangan.
Dalam lagunya, Sal Priadi mengekspresikan keinginan orang-orang yang dirindukan bisa kembali, meski dalam bentuk yang berbeda.
Lagu Gala Bunga Matahari mengungkapkan perasaan ingin bertemu dan menceritakan bagaimana tempat tinggal mereka yang baru (setelah kematian) dan mereka yang sudah terbebas dari derita dan sakit.
Lagu ini meyakinkan bahwa orang yang kita cintai akan selalu ada di hati kita selamanya. Berikut lirik lagu Gala Bunga Matahari.
Mungkinkah, mungkinkah
Mungkinkah kau mampir hari ini?
Bila tidak mirip kau
Jadilah bunga matahari
Yang tiba-tiba mekar di taman
Meski bicara dengan bahasa tumbuhan
Ceritakan padaku
Bagaimana tempat tinggalmu yang baru
Adakah sungai-sungai itu benar-benar
Dilintasi dengan air susu?
Juga badanmu tak sakit-sakit lagi
Kau dan orang-orang di sana muda lagi
Semua pertanyaan, temukan jawaban
Hati yang gembira, sering kau tertawa
Benarkah orang bilang
Ia memang suka bercanda?
Mungkinkah, mungkinkah
Mungkinkah kau mampir hari ini?
Bila tidak mirip kau
Jadilah bunga matahari
Yang tiba-tiba mekar di taman
Meski bicara dengan bahasa tumbuhan
'Kan kuceritakan padamu
Bagaimana hidupku tanpamu
Kangennya masih ada di setiap waktu
Kadang aku menangis bila aku perlu
Tapi aku sekarang sudah lebih lucu
Jadilah menyenangkan s'perti katamu
Jalani hidup dengan penuh sukacita
Dan percaya kau ada di hatiku s'lamanya, oh-oh
Mungkinkah, mungkinkah
Mungkinkah kau mampir hari ini?
Bila tidak mirip kau
Jadilah bunga matahari
Mungkinkah, mungkinkah
Mungkinkah kau mampir hari ini?
Bila tidak sekarang
Janji kita pasti 'kan bertemu lagi
Nailul Hikmah
Editor : Imron Arlado