JAWA POS RADAR MOJOKERTO – Warga di Desa Balongwono, Kecamatan Mojoanyar diajak belajar tarian tradisional Gandrung Banyuwangi oleh sejumlah mahasiswa KKN dari UPN "Veteran" Surabaya.
Digelar sejak 31 Juli hingga 5 Agustus 2024, kegiatan ini bertujuan melestarikan budaya lokal dan memperkaya pengetahuan anak-anak desa.
Kepala Desa Balongwono Puji Wahyu Ningsih menyambut baik kehadiran mahasiswa KKN. Menurutnya, program ini sangat bermanfaat untuk anak-anak desa agar tidak terbawa arus perubahan budaya yang cepat. "Kegiatan ini sangat bermanfaat untuk anak-anak desa agar tidak terbawa arus perubahan budaya yang cepat," ujarnya.
Ketua kelompok KKN Herdhani Ahmad Haikal menyatakan antusiasme anak-anak sangat tinggi dan memudahkan mereka dalam menghafalkan gerakan tari.
’’Antusiasme yang luar biasa dari anak-anak membuat mereka cepat menghafalkan gerakan,’’ katanya.
Program pelatihan ini direncanakan akan ditutup dengan penampilan siswa pada 6 Agustus 2024.
Bagi banyak anak, ini adalah pengalaman pertama mereka belajar tari Gandrung Banyuwangi, dan mereka sangat bersemangat.
"Kami sangat tertarik untuk mempelajari tari tradisional ini," kata Rani, salah satu peserta.
Kegiatan ini juga diharapkan dapat menambah wawasan dan pengetahuan bagi generasi muda Desa Balongwono, serta meningkatkan citra dan promosi desa melalui pelestarian budaya tradisional.
Editor : Imron Arlado