Berita Daerah Berita Terbaru Ekonomi Bisnis Event JPRM Features Figur Hukum & Kriminal Jangan Baca Journey Kelana Desa Kesehatan Lifestyle Misteri Mojokerto Nasional Olahraga Pendidikan Peristiwa Politik Politik & Pemerintahan Ramapedia Sambel Wader Sejarah & Mojopedia Seni & Budaya Sportmojok Wisata & Kuliner

Seorang Santriwati Ponpes Amanatul Ummah Pacet Mojokerto Tewas usai Melompat dari Lantai 3 Asrama, Begini Kronologi Kejadian versi Kepolisian

Martda Vadetya • Rabu, 7 Agustus 2024 | 19:23 WIB

DITANGANI: Insiden tewasnya seorang santriwati MBI Amanatul Ummah, Desa Kembangbelor, Kecamatan Pacet, turut diatensi Satreskrim Polres Mojokerto.
DITANGANI: Insiden tewasnya seorang santriwati MBI Amanatul Ummah, Desa Kembangbelor, Kecamatan Pacet, turut diatensi Satreskrim Polres Mojokerto.
KABUPATEN - Kepolisian angkat bicara soal tewasnya salah seorang santriwati MBI Amanatul Ummah, Desa Kembangbelor, Kecamatan Pacet, Mojokerto, Rabu (31/7) lalu.

Hasil penelusuran petugas, korban meninggal setelah meloncat dari lantai tiga asrama putri.

Korban diketahui berinisial AZ, 15, santriwati kelas X MA asal Kecamatan Bululawang, Kabupaten Malang.

Oleh temannya, AZ ditemukan tergeletak tak berdaya di dekat selokan belakang asrama sekitar pukul 17.00.

"Benar, ada santri (MBI Amanatul Ummah) yang meninggal. Setelah ada laporan itu kita diajak ke lokasi sama pihak pondok," ujar Kasatreskrim Polres Mojokerto AKP Nova Indra Pratama, Rabu (7/8).

Dalam kondisi lemas, AZ sempat dilarikan ke IGD RSUD Sumberglagah Pacet.

Namun nahas, nyawa remaja putri ini tak terselamatkan.

"Setelah dipastikan tim medis, ternyata korban sudah meninggal di TKP karena luka berat di kepala," terangnya.

Kepolisian langsung melakukan olah TKP di asrama putri.

Hasilnya, kata Nova, diduga kuat AZ tewas akibat jatuh dari ketinggian lebih dari 7 meter.

Setelah melompat dari lantai 3 asrama tempat korban tinggal.

"Diduga kuat meninggalnya korban karena jatuh dari ketinggian itu. Korban melompat dari jendela kamar setelah melempar tasnya lebih dulu," ungkap mantan Kasatreskrim Polres Kediri Kota ini.

Di TKP petugas hanya mendapati satu tas ransel milik korban.

"Setelah kami lakukan serangkaian penanganan tersebut, pihak keluarga tidak berkenan korban diotopsi. Dan menerima kejadian ini sebagai musibah," tukasnya. (vad/fen)

Editor : Fendy Hermansyah
#santriwati #ponpes #pacet #ammanatul ummah #tewas #mojokerto #meninggal dunia