JPRM - Polda Sumatera Utara membongkar makam selebgram cantik, Ella Nanda Sari, Senin (5/8).
Ekshumasi ini untuk mengungkap penyebab tewasnya Ella usai menjalani operasi sedot lemak di WSJ Clinic Depok, Jawa Barat.
Kabid Humas Polda Sumut Kombes Pol Hadi Wahyudi mengatakan proses ekshumasi digelar di pemakaman keluarga Jalan Besitang Lingkungan Kampung Baru, Alur Dua Baru, Sei lepan, Langkat, Sumatera Utara sekira pukul 07.00 WIB.
Ella Nanda Sari meninggal dunia setelah menjalani operasi sedot lemak di WSJ Clinic. Ekshumasi ini dilakukan atas permintaan Polres Metro Depok yang menemukan dugaan tindak pidana dalam perkara ini.
Ekshumasi adalah proses penggalian mayat atau pembongkaran kubur yang dilakukan oleh pihak berwenang dan berkepentingan.
Tujuannya untuk keadilan dan untuk memastikan penyebab kematian secara ilmu kedokteran forensik.
Setidaknya 20 personel dikerahkan untuk mengawal jalannya ekshumasi hingga selesai. Setelah proses ekshumasi, jenazah akan langsung dimakamkan kembali.
Sebelumnya, penyidik Polres Metro Depok telah meningkatkan status perkara kasus sedot lemak berujung maut ini ke tahap penyidikan.
Tim penyidik juga telah melakukan gelar perkara, pemeriksaan saksi, dan olah tempat kejadian perkara (TKP). Meskipun alat yang digunakan untuk proses bedah sedot lemak sudah disita, belum ada tersangka yang ditetapkan dalam perkara ini.
Sebelumnya, paman almarhum, Efrizal Hasibuan, menegaskan, keluarga menolak pembongkaran makam itu.
Baca Juga: Kasus Perselingkuhan PNS Pemkab Naik Penyidikan
’’Sama sekali tidak ada namanya pembongkaran kuburan. Kami menolak. Pihak keluarga sudah ikhlas,’’ kata Efrizal di Kelurahan Tangkahan Durian, Kecamatan Brandan Barat, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara.
Editor : Imron Arlado