Berita Daerah Berita Terbaru Ekonomi Bisnis Event JPRM Features Figur Hukum & Kriminal Jangan Baca Journey Kelana Desa Kesehatan Lifestyle Misteri Mojokerto Nasional Olahraga Pendidikan Peristiwa Politik Politik & Pemerintahan Ramapedia Sambel Wader Sejarah & Mojopedia Seni & Budaya Sportmojok Wisata & Kuliner

Mendadak Terbakar, Dermaga dan Perahu Naga Milik Disbudporapar Kabupaten Mojokerto Hangus dan Kandas

Farisma Romawan • Jumat, 2 Agustus 2024 | 21:34 WIB

TINGGAL ABU: Atlet dayung bersama warga sekitar menyelamatkan puing-puing perahu naga milik Disbudporapar Kabupaten Mojokerto yang terbakar, Jumat (2/8). 
TINGGAL ABU: Atlet dayung bersama warga sekitar menyelamatkan puing-puing perahu naga milik Disbudporapar Kabupaten Mojokerto yang terbakar, Jumat (2/8). 
JETIS - Dermaga dan perahu naga milik Dinas Kebudayaan, Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata Kabupaten Mojokerto terbakar di bantaran sungai Brantas, Desa Mlirip, Kecamatan Jetis, Kabupaten Mojokerto, Jumat (2/8) siang.

Perahu yang biasa digunakan latihan atlet dayung ini pun hangus dan kandas di pinggiran sungai. Belum diketahui penyebab utama kebakaran yang terjadi pukul 12.15 itu. 

Saat peristiwa terjadi, situasi di dermaga sedang dalam kondisi sepi. Hanya ada beberapa pengunjung yang berada di warung tak jauh dari lokasi.

Tiba-tiba api merembet dan membesar hingga menghanguskan dermaga yang terbuat dari bambu dan palet plastik tersebut.

Termasuk satu perahu naga yang bersandar di dermaga ikut tersulut api. 

TINGGAL ABU: Atlet dayung bersama warga sekitar menyelamatkan puing-puing perahu naga milik Disbudporapar Kabupaten Mojokerto yang terbakar, Jumat (2/8). 
TINGGAL ABU: Atlet dayung bersama warga sekitar menyelamatkan puing-puing perahu naga milik Disbudporapar Kabupaten Mojokerto yang terbakar, Jumat (2/8). 

''Saya datang sudah ada yang menyirami. Apinya semakin besar, dan susah jangkauannya, saya ambil perahu naga lain untuk ikut menyirami,'' ungkap Rio Aditya, atlet dayung Kabupaten Mojokerto.

Rio tak mengetahui dari mana asal usul api. Namun ia menduga ada oknum yang tidak sengaja menyulut api di lokasi kemudian ditinggal. 

''Kami tidak menuduh sih, tapi kira-kira memang ada yang memantik api. Soalnya, di lokasi sebelumnya sering ada puntung rokok,'' tandasnya.

Akibat peristiwa ini, puluhan atlet dayung kabupaten terancam tak bisa menjalani latihan rutin.

Sebab, dermaga yang menjadi sarana latihan kini tinggal menyisakan abu. 

Termasuk salah satu perahu yang dapat memuat 12 atlet dayung kini telah kandas di dekat dermaga setelah ikut terbakar.

''Biasanya dipakai latihan rutin hari Rabu, Jumat, dan Sabtu. Ada tiga perahu, tapi satu perahu sudah tidak bisa dipakai karena hangus,'' terangnya.

Belum diketahui pasti berapa nilai kerugian yang dialami akibat peristiwa ini.

Namun Rio dan atlet lainnya menduga kerugian mencapai puluhan juta rupiah. ''Perahunya terbuat dari fiber dan kayu. Perkiraan harganya Rp 70 juta,'' pungkasnya. (far/fen)

Editor : Fendy Hermansyah
#dermaga #disbudporapar #perahu #kabupaten #mojokerto