Peristiwa yang terjadi sekitar pukul 08.30 ini melanda kios milik Suheni. Kejadian bermula ketika toko di sekitar lapangan desa tersebut mendadak disasak motor Honda Vario nopol W 2585 AN yang melaju dari Desa Leminggir atau arah barat. Motor nahas itu dikendarai Sinta Nurye, 19, dan Fatkhur Rohman, 3, kakak beradik warga setempat.
"Kebakaran terjadi setelah depan kios yang menjual bensin eceran ini ditabrak pemotor," ujar Komandan Regu Damkar BPBD Kabupaten Mojokerto Akhmad Yani, Selasa (23/7). Kedua pemotor nahas itu, lanjut Yani, disinyalir tepat menabrak etalase bensin eceran yang dikemas dalam botol. Kerasnya benturan diduga memantik api pemicu kebakaran.
"Dugaan sementara, karena etalase bensin eceran ditabrak pemotor. Sehingga menimbulkan percikan api," ungkapnya. Api dengan cepat membara dan membakar warung. Tak hanya itu, separo motor yang dikendarai Sinta terbakar. Bahkan, kakak beradik tersebut turut tersambar api.
"Keduanya mengalami luka bakar ringan hingga sedang. Tadi langsung dilarikan ke rumah sakit," beber Yani. Dibantu warga, keduanya dilarikan ke IGD RSUD Prof dr Soekandar Mojosari untuk mendapat penanganan medis. Yani mengatakan, pihak mengerahkan dua PMK berikut tujuh personel ke lokasi untuk pemadaman.
Api padam setelah 30 menit dilakukan pembasahan. Area kios sekitar 2x4 meter persegi berikut isinya ludes dilalap api. "Kebakaran padam dan dinyatakan aman sekitar pukul 09.00. Untuk kerugian materi masih dalam penaksiran," tukasnya.
Sementara itu, Kanit Reskrim Polsek Mojosari Ipda Rival menuturkan, kedua pemotor nahas tersebut kini sedang dalam perawatan di rumah sakit.
Pihaknya menduga, kebakaran dipicu kecelakaan yang dialami kakak beradik warga Desa Ngimbangan tersebut.
"Dugaannya karena tertabrak motor itu. Karena dugaannya terkait kecelakaan, kami limpahkan ke Unit Laka Satlantas Polres Mojokerto," terangnya, terpisah. (vad/fen)
Editor : Fendy Hermansyah