Berita Daerah Berita Terbaru Ekonomi Bisnis Event JPRM Features Figur Hukum & Kriminal Jangan Baca Journey Kelana Desa Kesehatan Lifestyle Misteri Mojokerto Nasional Olahraga Pendidikan Peristiwa Politik Politik & Pemerintahan Ramapedia Sambel Wader Sejarah & Mojopedia Seni & Budaya Sportmojok Wisata & Kuliner

Kasus Plagiarisme Sempat Menghebohkan Dunia Sastra Indonesia Pada 2011 Silam

Imron Arlado • Kamis, 18 Juli 2024 | 03:10 WIB
Cover cerpen Rashomon karya Akutagawa Ryunosuke.
Cover cerpen Rashomon karya Akutagawa Ryunosuke.

JPRM – Dugaan plagiasi yang menimpa Aru, penulis buku Bramanas Family, bukan kali pertama terjadi.

Pada 2011 silam, penulis asal Mojokerto juga pernah diterpa isu plagiasi. Adalah Dadang Ari Murtono. Ia merupakan penulis ’’sekali duduk’’ yang produktif menulis cerpen di sejumlah media nasional.

Lahir dan besar di Mojokerto, Dadang memiliki sejumlah karya terkenal. Di antara naskahnya yaitu Sapi dan Hantu, menjadi pemenang ketiga pada Sayembara Manuskrip Puisi DKJ 2021 dan menjadi salah satu nominasi buku pilihan Tempo pada 2022.

Meski aktif menulis dan melahirkan karya-karya menarik, namun perjalanan Dadang Ari Murtono pernuh dengan ganjalan. Ia pernah terjerat kasus plagiarism pada 2011.

Nama Dadang ramai setelah salah seorang pengguna Facebook, Bamby Cahyadi, mengunggah status mengenai dugaan plagiasi yang dilakukan Dadang setelah cerpennya dimuat koran nasional.

Padahal, kata pengunggah, cerpen berjudul "Perempuan Tua dalam Rashomon" itu kembali dimuat Lampung Post pada 2010.

Isu plagiarisme itu muncul setelah Abdullah SP, seorang sastrawan, mengurai dan membandingkan cerpen karya Dadang dengan cerpen “Rashomon” milik penulis Jepang, Akutagawa Ryunosuke.

 

Cerpen Dadang dianggap sangat mirip dengan cerpen karya penulis asal negeri Matahari Terbit tersebut.

Kontroversi ini kemudian memicu banyak perdebatan di kalangan sastrawan Indonesia. Dengan berbagai pertimbangan, akhirnya Kompas memutuskan untuk mencabut cerpen karya Dadang.

 

Baca Juga: Muncul Dugaan Plagiarisme, Penerbit Tekad.id Tarik Semua Buku yang Beredar

’’Setelah melakukan pengkajian dan menimbang berbagai masukan, cerpen Perumpuan Tua dalam Rashomon tulisan Dadang Ari Murtono, yang dimuat Kompas Minggu (30/1), dinyatakan dicabut dan tidak pernah termuat dengan berbagai alasan,’’ tulisnya 6 Februari 2011.

Terlepas dari kontroversi yang menyertai, cerpen tersebut tetap menjadi bagian dari khazanah sastra Indonesia. Aisyah Mazro’atul Khoiriyah

 

Editor : Imron Arlado
#stopplagiat #sastra indonesia #perempuan tua dalam rashomon #Nova Siswanto #Dadang Ari Murtono #isu plagiasi #JusticeForNova #Bramanas Family