Saat ini, satu dari sembilan korban yang dirawat di rumah sakit dipulangkan setelah kondisinya dinyatakan membaik.
Kepala Seksi Pelayanan Medis (Kasi Yanmed) RSUD Sumberglagah Pacet dr Praviko Rahmadho menuturkan, korban Lutfiansyah, 32, warga Desa Kamoning, Kecamatan/Kabupaten Sampang, yang mengalami luka ringan kini menjalani rawat jalan.
Kondisinya membaik setelah dirawat di IGD. "Sekarang delapan orang yang masih opname di sini. Satu sudah rawat jalan," ujarnya, Kamis (11/7).
Dijelaskannya, rata-rata kedelapan korban mengalami patah tulang, gegar otak ringan dan gegar otak berat.
Mereka menjalani perawatan sekaligus observasi medis di ruang rawat inap setelah ditangani di IGD.
"Saat ini sudah di ruang rawat inap supaya korban juga lebih nyaman," sebut Viko, sapaan karibnya.
Kedelapan korban, lanjut Viko, rencananya hendak dirujuk ke rumah sakit di wilayah Surabaya oleh keluarganya.
Walaupun RSUD Sumberglagah Pacet sudah siap melakukan tindakan medis lebih lanjut bagi para korban sejak Rabu (10/11) malam.
"Kami sedang menunggu keputusan dari pihak ketua rombongan (keluarga korban) mau dirawat di sini atau dirujuk mendekati kediaman (Surabaya)," bebernya.
Menurutnya, kondisi kedelapan korban saat ini relatif stabil. Sehingga dinilai memungkinkan untuk dirujuk ke rumah sakit di luar daerah.
"Kondisinya (para korban) bisa dipindahkan atau dialihrawatkan semua," kata Viko.
Baca Juga: Jalur Bahaya di Pacet Tak Akan Babat Hutan Tapi Ini yang Akan Dilakukan
Diakuinya, salah seorang korban, Abdul Aziz, 55, meninggal saat mendapat perawatan di IGD.
Sedangkan Syaiful Islam, 44, tewas seketika di lokasi dan dievakuasi ke kamar jenazah RSUD Sumberglagah.
"Satu korban meninggal di IGD karena mengalami multiple trauma," tandasnya.
Sebelumnya, mobil Toyota Avanza nopol L 1518 VX yang disopiri Komarudin, 40, terjun ke jurang saat melintas di turunan AMD Sendi, Desa/Kecamatan Pacet, Mojokerto, sekitar pukul 15.30, Rabu (10/7).
Mobil muatan 11 orang rombongan asal Kelurahan/Kecamatan Wonokromo, Surabaya, itu celaka akibat mengalami rem blong sepulang berwisata di Kota Batu.
Saat kejadian, sopir rombongan dari Kelurahan/Kecamatan Wonokromo, Surabaya, yang panik banting setir ke kiri saat mobil hilang kendali.
Mobil menabrak pohon dan terguling beberapa kali hingga terperosok ke dasar jurang sedalam 20 meter.
Satu penumpang tewas seketika di lokasi. Sisanya dilarikan ke RSUD Sumberglagah untuk mendapat pertolongan medis. (vad/fen)
Berikut daftar korban yang dirawat di RSUD Sumberglagah Pacet:
1. Lutfia Syahna, 31, patah tulang bahu kanan.
2. Komarudin, 40, gegar otak ringan
3. Ali Fahril, 10, gegar otak sedang serta patah tulang paha dan tangan kiri.
4. Munawaroh, 38, gegar otak ringan.
5. Dahlia, 30, gegar otak ringan dan luka kaki kiri.
6. Salman Al Farisi, 3, gegar otak ringan.
7. Nabila, 7, patah tulang bahu dan tangan kanan.
8. Nariyah, 38, gegar otak ringan.