JAWA POS RADAR MOJOKERTO – Tanggal 1 Suro merupakan bulan pertama pada tahun hijriyah.
Pada malam satu suro dianggap sakral dan banyak sekali yang melakukan tradisi menurut adat jawa.
Bagi kepercayaan Jawa, malam satu suro ini adalah hari yang penuh dengan aura mistis dan terdapat pantangan pada beberapa weton yang memiliki aura mistis atau biasa disebut tulang wangi.
Apa itu weton wangi?
Weton tulang wangi adalah pemilik weton yang lahir pada hari hari tertentu. Weton ini mencakup Senin Pon, Senin Wage,Senin Pahing, Selasa Legi, Rabu Kliwon, Rabu Pahing, Kamis Wage, Sabtu Wage, Sabtu Legi, Minggu Pon dan Minggu Kliwon. Weton ini mempunyai beberapa pantangan pada malam 1 suro yakni
Jaga Perkataan
Berbicara hal yang negatif ini dianggap buruk, tidak mengucapkan hal yang tidak pantas dianjurkan bagi yang memiliki weton tulang wangi.
Meskipun kalian tidak mempercayai tradisi ini tidak ada salahnya untuk menjaga lisan kita karena apa yang kita ucapkan bisa jadi berbalik ke diri kita.
Jangan Bepergian dari Rumah
Masyarakat Jawa sering mempercayai hal ini karena pada malam satu suro banyak energi buruk, sehingga banyak musibah yang akan datang jika kita bepergian dari rumah.
Melakukan Pernikahan
Pantangan ini perlu dihindari pada malam satu suro karena dianggap membawa hal negatif pada kehidupan berumah tangga kedepan. Banyak sekali pengantin yang mengganti tanggal agar tidak membuat acara pernikahan di malam satu suro.
Renovasi Rumah atau Membangun Rumah
Ditegaskan bagi para weton tulang wangi agar tidak merenovasi atau membangun rumah pada malam satu suro. Hal ini berguna agar meminimalisir hal buruk yang terjadi dalam rumah tersebut.
Masyarakat jawa meyakini malam satu suro adalah malam yang mistis baginya, sehingga para masyarakat jawa berhati hati jika memiliki weton tulang wangi. Pantangan ini juga berpengaruh agar menyelamatkan kita pada hari kesialan itu. (Dio Nurkholis)
Editor : Imron Arlado