Berita Daerah Berita Terbaru Ekonomi Bisnis Event JPRM Features Figur Hukum & Kriminal Jangan Baca Journey Kelana Desa Kesehatan Lifestyle Misteri Mojokerto Nasional Olahraga Pendidikan Peristiwa Politik Politik & Pemerintahan Ramapedia Sambel Wader Sejarah & Mojopedia Seni & Budaya Sportmojok Wisata & Kuliner

6 Kebiasaan yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Imron Arlado • Selasa, 21 Mei 2024 | 00:47 WIB
SEIMBANG: Olahraga pushup dapat membentuk otot tubuh bagian lengan dan bahu. (foto: dok Halodoc)
SEIMBANG: Olahraga pushup dapat membentuk otot tubuh bagian lengan dan bahu. (foto: dok Halodoc)

JAWA POS RADAR MOJOKERTO - Penyakit tekanan darah tinggi atau hipertensi terjadi karena peningkatan tekanan darah di dalam arteri.

Tekanan darah dapat meningkat karena beberapa faktor, seperti keturunan genetik, pola makan tidak sehat, stres, maupun usia.

Tekanan darah juga dapat melonjak ketika seseorang bangun tidur di pagi hari.

Tekanan darah di pagi hari perlu diwaspadai karena berisiko menyebabkan stroke, serangan jantung, dan demensia.

BERSEMANGAT: Bersepeda santai dapat menghilangkan stres. (fot: dok. halodoc)
BERSEMANGAT: Bersepeda santai dapat menghilangkan stres. (fot: dok. halodoc)
  1. Berolahraga Secara Teratur

Menurunkan tekanan darah secara alami juga dapat dilakukan dengan berolahraga secara teratur.

Melakukan latihan aerobik dengan intensitas sedang, 75 menit latihan aerobik dengan intensitas tinggi, atau latihan kekuatan selama 90-150 menit per minggu bisa menurunkan tekanan darah sebanyak 55 mmHg.

MANIS: Buah pisang kaya akan kandungan vitamin dan serat yang baik untuk kesehatan tubuh. (foto: dok. Halodoc)
MANIS: Buah pisang kaya akan kandungan vitamin dan serat yang baik untuk kesehatan tubuh. (foto: dok. Halodoc)
  1. Mengkonsumsi Sarapan Bergizi

Seseorang juga perlu mengonsumsi makanan yang bergizi seimbang ketika pagi hari agar tekanan darahnya turun.

Salah satu makanan yang dapat disantap adalah kacang-kacangan karena menu ini kaya akan omega 3 dan lemak sehat.

Tak hanya kacang-kacangan buah-buahan juga bisa menurunkan tekanan darah seperti kiwi, pisang, dan jeruk.

Perpaduan kacang-kacangan dan buah-buahan yang kaya akan kandungan nabati juga membantu menurunkan tekanan darah secara signifikan.

TENANG: Meditasi dengan aroma terapi secara teratur dapat mengurangi tingkat timbulnya  permasalahan jerawat. (foto: dok. Jawa Pos)
TENANG: Meditasi dengan aroma terapi secara teratur dapat mengurangi tingkat timbulnya permasalahan jerawat. (foto: dok. Jawa Pos)
  1. Hindari Makanan Olahan

Pola makan yang sehat berperan penting dalam menurunkan tekanan darah tinggi. Sehingga banyak dokter menyarankan untuk mengurangi konsumsi makanan olahan.

Makanan olahan seringkali mengandung natrium dan lemak jenuh, dua hal ini yang ingin dihindari oleh penderita hipertensi.

Anda bisa menggantinya dengan makan lebih banyak buah beri, pisang, bit, kiwi, semangka, oat, bawang putih, dan masih banyak yang lain.

BERGIZI: Mengkonsumsi makanan sehat dan bernutrisi mampu membantu meningkatkan kecerdasaan otak. (dok. Jawa Pos)
BERGIZI: Mengkonsumsi makanan sehat dan bernutrisi mampu membantu meningkatkan kecerdasaan otak. (dok. Jawa Pos)
  1. Mengurangi Konsumsi Kafein

Membatasi konsumsi kafein supaya tekanan darahnya terkontrol. Kafein bisa membuat tekanan darah melonjak karena memiliki efek stimulan yang dapat menambah gairah.

Di sisi lain, para ahli juga meyakini bahwa kafein dapat menutup hormon yang membantu melebarkan arteri dan menyebabkan kelenjar kelenjar adrenal melepaskan banyak adrenalin.

KOPI: Hindari minuman berkafein untuk pola hidup sehat. (Jawa Pos)
KOPI: Hindari minuman berkafein untuk pola hidup sehat. (Jawa Pos)
  1. Kurangi Stres

Stres kronis dapat menyebabkan peningkatan kronis hormon stres kortisol dan adrenalin.

Hormon-hormon ini dapat menyempit dan menyebabkan penambahan berat badan, yang dapat meningkatkan tekanan darah. 

Anda juga bisa melakukan latihan pernafasan dengan meditasi, yoga, menjaga agar kualitas tidur baik, istirahat sepanjang hari, mendengarkan musik, dan makan makanan seimbang.

Air garam//ft Jawa Pos
Air garam//ft Jawa Pos
  1. Kurangi Asupan Garam

Garam merupakan musuh bagi penderita darah tinggi.

Saat makan terlalu banyak garam, hal ini bisa meningkatkan jumlah cairan yang masuk ke aliran darah dan arteri dari jaringan sekitarnya, sehingga meningkatkan tekanan di arteri.

Anda tidak harus menghindari garam sepenuhnya, tapi anda bisa menurunkan jumlah makanan dengan garam yang sangat tinggi, seperti keripik, kentang, gorengan, kacang asin, dan makanan olahan keju. (Mia Chalimatus Syaidah)

 

 

 

 

 

 

Editor : Imron Arlado
#tips kesehatan #darah rendah dan kurang darah #tekanan darah normal #obat hipertensi