KOTA, Jawa Pos Radar Mojokerto - Farid Adzandika, 24, harus meregang nyawa saat melintas di Jalan Raya Bypass, Kelurahan Gunung Gedangan, Kecamatan Magersari, Kota Mojokerto, Sabtu (18/5).
Pemotor asal Lingkungan Kedungsari, Kelurahan Gunung Gedangan ini tewas usai menabrak truk tronton yang berhenti di bahu jalan.
Luka parah di kepala membuat nyawa korban tak dapat diselamatkan.
Peristiwa nahas tersebut bermula ketika korban yang mengendarai motor Honda CB 150 R nopol S 4398 VW melaju dari Jombang menuju Surabaya pukul 08.45.
Saat tiba di lokasi, diduga korban kurang konsentrasi hingga laju motor korban oleng.
Seketika, korban pun menabrak bagian belakang truk tronton nopol S 8471 UU yang tengah parkir di bahu jalan untuk mengganti ban.
Sontak, korban pun terpelanting di aspal jalan hingga mengakibatkan luka parah di bagian kepala dan beberapa bagian tubuhnya.
''Korban mengalami luka pada bagian kepala. kendaraan tersebut (truk tronton, Red) berhenti di bahu jalan sebelah barat untuk berhenti mengganti ban depan sebelah kiri,'' ungkap Kanit Gakkum Polres Mojokerto Kota, Iptu Sujito.
Melihat peristiwa tersebut, sontak sopir truk, Harianto, 42, warga Desa Karangjeruk Kecamatan Jatirejo berusaha menolong korban.
Namun belum sampai dievakuasi, korban sudah menghembuskan nafas terakhirnya di lokasi.
Sejumlah relawan dan petugas PMI Kota Mojokerto yang datang langsung membawa jasad korban ke RSUD. dr. Wahidin Sudiro Husodo Kota Mojokerto untuk dilakukan otopsi.
''Saat berkendara, pengendara kurang konsentrasi pada pandangan di depannya. Kami meminta masyarakat atau pengguna jalan dimanapun berada agar lebih hati hati dalam berkendara dan tertib berlalu lintas,'' pungkasnya. (far)
Editor : Imron Arlado