JAWA POS RADAR MOJOKERTO - Indonesia dikenal dengan kekayaan alamnya yang melimpah. Termasuk dalam hal sayuran. Ada banyak jenis sayuran yang dapat ditemukan di Indonesia, mulai dari yang populer hingga yang kurang populer. Seperti 5 jenis sayuran yang kurang populer di masyarakat Indonesia.
- Sawi Pahit
Sesuai namanya, sawi pahit memiliki rasa yang sedikit pahit sehingga jarang dikonsumsi. Sawi pahit tinggi akan kandungan vitamin C. Dengan mengonsumsi satu cangkir sawi pahit setiap hari, 59 persen kebutuhan vitamin C harian akan terpenuhi.
Keberadaan vitamin C pada tubuh sangat penting, terutama dalam menjaga gigi dan tulang, memperlambat kerusakan sel pada tubuh, menjaga jaringan tubuh yang sehat, meningkatkan sistem kekebalan tubuh, membangun kolagen, hingga melawan radikal bebas.
Sawi jenis ini juga membantu penurunan kolesterol. Sawi pahit ini memiliki kemampuan khusus dalam mengikat asam empedu. Kemampuan ini sangat penting karena dapat menurunkan kadar kolesterol dan risiko penyakit kardiovaskular. Dengan mengukus sawi pahit, kemampuannya dalam mengikat asam empedu akan semakin meningkat.
- Daun Kenikir
Meskipun mudah didapati secara liar di jalan, kebun, sawah, atau di manapun, daun kenikir atau ulam raja ini memang tidak sepopuler bayam, kangkung, atau sawi.
Tanaman bernama latin cosmos caudatus ini merupakan tumbuhan tropis yang asal mulanya dari Amerika Latin. Pada dasarnya, tanaman ini juga bisa ditemukan di Asia Tenggara seperti Indonesia.
Tanaman kenikir alias ulam raja memiliki tinggi yang bisa mencapai tiga meter dengan bunga berwarna ungu ataupun merah muda. Daun dari kenikir inilah yang biasa diambil untuk diolah sebagai lalapan.
Meski masih kurang populer di kalangan masyarakat Indonesia, faktanya, daun kenikir memiliki manfaat kesehatan berlimpah. Mulai dari atasi diabetes hingga kanker.
- Lobak
Lobak juga menjadi sayuran lainnya yang kurang disukai banyak orang. Padahal memiliki sejumlah manfaat. Seperti, kesehatan mata. Lobak mengandung senyawa lutein dan zeaxanthin yang bermanfaat untuk kesehatan mata. Senyawa-senyawa ini dapat membantu melindungi mata dari kerusakan akibat radiasi ultraviolet dan mengurangi risiko degenerasi makula.
Selain itu, lobak juga memiliki kandungan serat dan komponen nutrisi lainnya yang dapat membantu mengatur gula darah.
Selanjutnya, bermanfaat untuk kesehatan kulit. Lobak mengandung vitamin C dan antioksidan lainnya. Lobak dapat membantu mengurangi kerusakan akibat paparan sinar UV dan memberikan kulit nutrisi yang diperlukan.
- Kecombrang
Bagian bunga yang masih kuncup adalah bagian yang biasa digunakan untuk masakan. Sayur ini sudah jarang digunakan.
Padahal manfaat sayur ini cukup luar biasa. Seperti mengatasi masalah pencernaan, melancarkan sirkulasi darah, kaya antioksidan, dan penyedap rasa beraroma segar.
- Daun Katuk
Daun katuk biasanya dibuat menjadi sayur bening dan memiliki khasiat untuk memperlancar ASI. Selain itu, daun ini juga bisa mencegah infeksi bakteri tertentu.
Selanjutnya, mempercepat proses penyembuhan luka. Tidak hanya menangkal radikal bebas, daun katuk memiliki manfaat sebagai makanan untuk penyembuhan luka. Vitamin C pada daun katuk dapat membantu pembentukan kolagen, yakni protein penting pembangunan kulit. Ketika Anda terluka, bagian kulit paling luar paling sering mengalami kerusakan.
Editor : Imron Arlado