Berita Daerah Berita Terbaru Ekonomi Bisnis Event JPRM Features Figur Hukum & Kriminal Jangan Baca Journey Kelana Desa Kesehatan Lifestyle Misteri Mojokerto Nasional Olahraga Pendidikan Peristiwa Politik Politik & Pemerintahan Ramapedia Sambel Wader Sejarah & Mojopedia Seni & Budaya Sportmojok Wisata & Kuliner

Hindari Penularan HIV dengan Mengetahui Lima Faktor Ini

Imron Arlado • Rabu, 1 Mei 2024 | 02:30 WIB
ilustrasi//antara
ilustrasi//antara

RADAR MOJOKERTO - Menjadi masalah bagi masyarakat saat ini, apabila menemukan seorang remaja yang berbuat hal yang tidak senonoh di publik.  Karena di usia ini, seseorang sangat mudah terjerumus ke pergaulan bebas.

Salah satu dampak dari pergaulan bebas yang mengacu kepada seks pra-nikah dapat berpengaruh besar dalam kehidupan remaja. Contohnya menyebabkan kehamilan tidak diinginkan (KTD) bagi seorang perempuan dan mendapatkan stigma buruk dari masyarakat.

Selain itu,  masalah besar lainnya adalah dapat terjangkit suatu penyakit infeksi menular seksual (IMS).

Salah satu penyakit IMS adalah Human Immunodeficiency Virus atau yang lebih dikenal dengan HIV. Adalah virus yang menyerang imun tubuh dan dapat mengakibatkan kematian.

Berikut 5 faktor penularan HIV yang perlu diwaspadai dan disunting dari berbagai sumber.

Penggunaan kondom saat berhubungan intim mampu mengurangi risiko penularan HIV.
Penggunaan kondom saat berhubungan intim mampu mengurangi risiko penularan HIV.
  1. Seks Bebas Tanpa Kondom

Melakukan hubungan seks tanpa didampingi pemakaian alat kontrasepsi dapat meningkatkan risiko perpindahan virus ke tubuh.Melalui cairan vagina, air mani, hingga cairan pra ejakulasi ataupun melalui sebuah luka yang terdapat pada area kelamin. Pemakaian alat kontrasepsi ini dapat mencegah masuknya cairan vagina ataupun air mani ke tubuh pasangan.

 

Seks oral sangat berisiko penularan HIV.
Seks oral sangat berisiko penularan HIV.
  1. Seks Oral

Seks oral merupakan aktivitas seksual dengan memberikan sebuah rangsangan dari lidah hingga mulut. Aktivitas ini sangat rentan menularkan HIV, sebab dapat menularkan sebuah virus melalui luka pada bibir seperti sariawan, atau bibir kering sekalipun. Selain HIV, seks oral dapat memunculkan gejala IMS yang lainnya.

Transfusi darah yang tidak tepat berpotensi menularkan HIV.
Transfusi darah yang tidak tepat berpotensi menularkan HIV.
  1. Transfusi Darah

HIV tidak hanya dapat ditularkan melaui aktivitas seksual saja, tetapi dapat juga ditularkan melalui darah dengan cara tranfusi. Maka dari itu petugas medis selalu melakukan pemeriksaaan HIV kepada seseorang yang ingin mendonorkan darahnya. Tes ini sangat berfungsi untuk memastikan bahwa sang pendonor dalam kondisi yang sehat dalam fisik dan jasmani.

Kehamilan turut menyumbang angka penularan HIV terhadap anak.
Kehamilan turut menyumbang angka penularan HIV terhadap anak.
  1. Kehamilan

Seorang wanita berhak mendapatkan pemeriksaan HIV terlebih dahulu sebelum merencanakan sebuah kehamilan, karena apabila wanita hamil dapat menularkan virus HIV ke janin melalui plasenta. Tidak hanya itu saja, seorang ibu juga dapat menularkan melalui ASI.

Alat tatto yang tidak steril berpotensi menyebabkan HIV.
Alat tatto yang tidak steril berpotensi menyebabkan HIV.
  1. Alat Pembuat Tato

Meski menjadi kebiasaan seseorang yang menggemari tato, ternyata seni tubuh ini juga memiliki kerentanan. Bagi peminat seni tato perlu mencari sebuah tempat tato yang bersih, berkualitas, dan sangat steril dengan jarum tato yang baru. Sebagai saran untuk mengurangi penyebaran virus HIV. (tim penyunting Satria Putra)

 

Editor : Imron Arlado
#penyebab hiv #penyakit menular #HIV / AIDs #mojokerto