GONDANG, Jawa Pos Radar Mojokerto - Entah apa yang ada di pikiran ES, 28. Perempuan warga Kecamatan Gondang ini nekat mengakhiri hidup dengan gantung diri di kusen kamarnya, Selasa (30/4) pagi.
Belum diketahui pasti motif ibu rumah tangga muda ini mengakhiri hidup.
Namun aparat kepolisian memastikan, korban meregang nyawa akibat jeratan dibagian lehernya.
Peristiwa yang terjadi sekitar pukul 08.00 ini kali pertama diketahui Pairah, 57, ibu korban.
Ia dikejutkan mendapati putrinya menggantung di kusen depan kamarnya ketika Pairah baru pulang dari pasar.
"Saat kejadian, korban sendirian di rumah. Ibunya ke pasar sedangkan suaminya (YN) sedang kerja di Trowulan, ada panenan," ungkap Kapolsek Gondang AKP Suwiji, Selasa (30/4).
Seketika itu juga Pairah berteriak minta tolong. Bersama tetangga lainnya, Priyanti, kakak korban yang tinggal tak jauh dari lokasi, datang membantu.
Tubuh istri buruh tani yang sudah lemas ini pun diturunkan. Nahas, meski warga dan keluarga sudah berupaya maksimal, nyawa korban tak tertolong.
Petugas Polsek Gondang bersama Tim Inafis Satreskrim Polres Mojokerto langsung melakukan olah TKP.
Sejumlah barang bukti diamankan. Mulai dari kursi pijakan hingga sandal milik korban.
Belum diketahui pasti motif korban nekat mengakhiri hidup.
Meski dikabarkan aksi tak patut ditiru ini disebabkan permasalahan keluarga.
YN dan ES menikah sejak 7 tahun lalu. Hingga kini keduanya belum dikaruniai keturunan.
"Untuk motif atau pemicunya (korban nekat bunuh diri) masih belum. Yang jelas tidak ada indikasi kriminal," terang Suwiji.
Ini dibuktikan dengan hasil pemeriksaan luar yang dilakukan tim medis di lokasi.
Tidak ditemukan indikasi kekerasan pada jasad ES selain jeratan di leher akibat gantung diri.
"Karena pihak keluarga tidak berkenan diotopsi dan sudah membuat pernyataan, kami serahkan ke keluarga untuk segera dimakamkan," tandas kapolsek. (vad/fen)
Editor : Fendy Hermansyah