Berita Daerah Berita Terbaru Ekonomi Bisnis Event JPRM Features Figur Hukum & Kriminal Jangan Baca Journey Kelana Desa Kesehatan Lifestyle Misteri Mojokerto Nasional Olahraga Pendidikan Peristiwa Politik Politik & Pemerintahan Ramapedia Sambel Wader Sejarah & Mojopedia Seni & Budaya Sportmojok Wisata & Kuliner

Indahnya Kerajinan Tas dan Bunga Rajut asal Mojosari Ini

Imron Arlado • Senin, 22 April 2024 | 02:13 WIB
KREATIF: Fariska menunjukkan karya rajut miliknya di Dusun Gedang, Desa Modopuro, Kecamatan Mojosari, Kabupaten Mojokerto.
KREATIF: Fariska menunjukkan karya rajut miliknya di Dusun Gedang, Desa Modopuro, Kecamatan Mojosari, Kabupaten Mojokerto.

JAWA POS RADAR MOJOKERTO –Usaha rajut menjadi salah satu karya seni yang bernilai jual tinggi.

Berawal dari iseng mencoba hal baru untuk mengisi waktu luang dengan merajut, kini Fariska Afi Nur Rahma membuat berbagai kerajinan rajut yang hanya bermodal beberapa benang rajut serta alat-alat rajut miliknya. Usaha yang ditekuninya ini diperjualbelikan di Dusun Gedang, Desa Modopuro, Kecamatan Mojosari, Kabupaten Mojokerto.

Meski, hanya produksi saat mengisi waktu luang, karya perempuan 25 tahun ini banyak digemari oleh masyarakat. Kreativitas dan semangat yang ia miliki mampu mengembangkan ide dan berbagai macam bentuk rajutan. Karya rajut ini telah ia jalani sejak 2022 silam.

MENARIK: Kerajinan rajut dengan karakter tanaman kaktus yang diganderungi para pembeli.
MENARIK: Kerajinan rajut dengan karakter tanaman kaktus yang diganderungi para pembeli.

Awalnya, Fariska melihat berbagai cara merajut di media sosial, dan kini Fariska mampu menghasilkan beragam karya rajut yang diperjualbelikan hingga menghasilkan cuan. ”Dulu awalnya hanya iseng buat sambil mengisi waktu luang saja, kebetulan saat itu masih belum bekerja. Akhirnya nekat jual untuk tambahan uang saku,” ujarnya, Kamis (18/4).

Melalui tangan kreatif Fariska, ia dapat membuat berbagai macam bentuk rajut. Misalnya dompet, berbagai macam bentuk tas hingga ransel, gantungan kunci, konektor, miniatur tanaman hingga replika bunga rajut. Hal ini, dikerjakan sendiri di rumahnya. Tidak hanya itu, ia juga memiliki keinginan untuk memasarkan rajut buatannya di kalangan anak muda.

”Selama ini rajut dipasarkan di kalangan ibu-ibu, saya memiliki keinginan untuk masuk ke pasar anak muda, apalagi anak muda zaman sekarang suka yang estetik,” tuturnya.

Harga rajut hasil karya Fariska dibanderol mulai dari harga Rp 50 ribu hingga Rp 300 ribu untuk tas. Untuk harga dompet dibanderol Rp 70 ribu hingga Rp 120 ribu. Sedangkan miniatur tanaman dan bunga dibanderol sekitar Rp 8 ribu hingga Rp 45 ribu.

“Untuk harga aku hitung sesuai harga pasarannya, tenaga, sama ukuran yang penting tidak terlalu mahal ataupun murah”jelasnya.

Fariska mengungkapkan, dalam sebulan ia mampu menghasilkan cuan mulai Rp 500 ribu hingga Rp 1 juta tetapi tidak menentu. Pelanggan yang datang kebanyakan dari warga setempat dan pelanggan asal Mojokerto. (yeni trihapsari)

 

Editor : Imron Arlado
#Majapahit #umkm indonesia #mojokerto #tas rajut