RADARMOJOKERTO – Mudik Hari Raya Idul Fitri 1445 Hijriah merupakan momen yang ditunggu-tunggu semua umat muslim yang hidup di perantauan.
Tentunya, kepadatan arus lalu lintas di sepanjang Jalan Raya Bypass Kota Mojokerto akan menjadi salah satu titik kepadatan kendaraan.
Terutama, pada Minggu (7/4) hingga Senin (8/4) yang diprediksi puncak arus mudik Lebaran.
Untuk mengatur arus lalu lintas dan potensi kemacetan, Polres Mojokerto Kota tahun ini mendirikan pos pelayanan (posyan) Ketupat Lebaran 2024 di kawasan Rest Area Gunung Gedangan, Kota Mojokerto.
Namun tak sekadar mendirikan posyan.
Petugas juga mendesain posyan ini dengan konsep unik dan menarik.
Tema posyan yang diusung kali ini mengangkat desain Arabian.
Sehingga tak heran, posyan tersebut dilengkapi dengan berbagai ornamen yang bernuansa Timur Tengah.
Di antaranya dilengkapi dengan dua menara masjid, dua replika onta, dan pohon kurma.
Namun konsep tersebut tidak lantas meninggalkan kearifan lokal.
Di pintu masuk posyan, petugas juga memasang gate berdesain gapura Majapahitan.
Di sisi lain, untuk memanjakan pemudik yang mampir beristirahat, petugas juga menyiapkan ruang dan layanan khusus.
Dalam ruangan berukuran 4x5 meter itu dilengkapi alat pendingin.
Alat pijat refleksi, tempat tidur, televisi, serta disiapkan camilan dan minuman gratis.
Di samping itu, agar terlihat lebih kekinian, posyan sengaja didominasi warna oranye.
Dengan harapan terlihat lebih estetik, menarik, dan penuh keceriaan.
Petugas jaga posyan, Briptu Dwi Yuka mengatakan, desain unik posyan ini memang menyesuaikan dengan tema mudik Lebaran 2024: Mudik Aman Ceria Penuh Makna.
”Dengan Slogan yang diusung kami berharap agar semua pemudik sampai tujuan dengan aman, serta membawa keceriaan saat tiba di kampung halaman,” ungkapnya, Sabtu (6/4).
Sedianya posyan Lebaran ini beroperasi dari 4 hingga 16 April mendatang.
Dwi Yuka mengungkapkan dipilihnya Rest Area Gunung Gedangan untuk pendirian posyan Lebaran karena lokasinya yang strategis.
Berada di jalur utama trans Nasional, penghubung Surabaya-Jogjakarta dan sekitarnya.
”Di samping itu juga berdekatan dengan perlintasan Kereta Api Gunung Gedangan, sehingga memudahkan kita melakukan pengaturan dan melayani masyarakat,” tambahnya.
Para pemudik yang mampir beristirahat juga bisa memanfaatkan fasilitas lainnya.
Di antaranya, halaman parkir yang luas, kamar mandi, musala, playground anak, fasilitas kesehatan, hingga tambal ban.
”Semua fasilitas yang kita sediakan ini demi kenyamanan dan keselamatan para pemudik,” pungkasnya. (zukria amelia)
Editor : Moch. Chariris