Berita Daerah Berita Terbaru Ekonomi Bisnis Event JPRM Features Figur Hukum & Kriminal Jangan Baca Journey Kelana Desa Kesehatan Lifestyle Misteri Mojokerto Nasional Olahraga Pendidikan Peristiwa Politik Politik & Pemerintahan Ramapedia Sambel Wader Sejarah & Mojopedia Seni & Budaya Sportmojok Wisata & Kuliner

Amplop Berdesain Uang Mainan Jadi Buruan untuk Lebaran, Omzet Pedagang Tembus hingga Jutaan

Moch. Chariris • Rabu, 3 April 2024 | 06:25 WIB
MENARIK PERHATIAN: Pembeli memilih amplop Lebaran di lapak pedagang amplop di Jalan Letkol Sumarjo, Kota Mojokerto. (foto: Satria Putra for Radar Mojokerto)
MENARIK PERHATIAN: Pembeli memilih amplop Lebaran di lapak pedagang amplop di Jalan Letkol Sumarjo, Kota Mojokerto. (foto: Satria Putra for Radar Mojokerto)

RADARMOJOKERTO – Perayaan Hari Raya Idul Fitri pasti tidak asing dengan tradisi bagi-bagi angpau atau uang Lebaran.

Hal ini lazim dilakukan dan biasa diberikan kepada anak-anak, saudara atau kerabat yang lebih muda.

FAVORIT: Amplop Lebaran memiliki desain yang lucu dan unik memiliki daya tarik kepada anak-anak. Salah satunya amplop meneyerupai uang pecahan Rp 10 ribu ini. (foto: Satria Putra for Radar Mojokerto)
FAVORIT: Amplop Lebaran memiliki desain yang lucu dan unik memiliki daya tarik kepada anak-anak. Salah satunya amplop meneyerupai uang pecahan Rp 10 ribu ini. (foto: Satria Putra for Radar Mojokerto)

Nah, belakangan mulai menjamur model amplop yang unik, berkarekter, menyerupai ATM, animasi, mi goreng, bahkan desainnya menyerupai uang mainan pecahan Rp 10 ribu.

Melihat peluang ini, Nuril, 34, salah satu pedagang amplop sengaja memanfaatkan dengan menjual amplop Lebaran di Jalan Letkol Sumarjo, Kecamatan Magersari, Kota Mojokerto.

Amplop Lebaran yang dijualnya memiliki desain lucu dan unik.

Dengan harapan baik bagi yang memberi dengan niat sedekah maupun penerima sama-sama merasakan kegembiraan di hari kemenangan.

”Orang dewasa ingin menyenangkan hati anak-anak. Sedangkan anak-anak terkadang tidak terlalu memperhatikan isi dalam amplop. Akan tetapi desain unik dari bentuk amplop yang diberikan,” papar Nuril, Selasa, (2/4).

Amplop Lebaran tersebut dijual dengan harga Rp 2 ribu per bungkus (berisi 8 lembar) berukuran kecil. Sedangkan Rp 4 ribu per bungkus untuk amplop berukuran besar.

”Kebanyakan dari mereka memilih yang berukuran kecil, karena harganya lebih murah. Sedangkan desain yang digemari di tahun ini adalah gambar uang mainan. Karena desainnya unik, menyerupai uang kertas,” jelas pria 34 tahun ini.

Nuril mengaku selama bulan Ramadan ini amplop dijualnya ramai pembeli.

Diprediksi hingga mendekati malam takbir nanti pengunjung akan banyak berdatangan untuk membeli amplop Lebaran.

Bahkan, ayah dua anak ini mempersiapkan stok amplop sebanyak 200 ribu pack.

Dengan bermodalkan Rp 10 juta untuk memasok amplop Lebaran, selama Ramadan ini dia mampu meraup omzet sebesar Rp 1 juta per hari.

Diprediksi omzet akan terus mengalami kenaikan ketika menjelang Hari Raya.

”Biasanya ketika malam takbiran omzet yang didapat mencapai Rp 8 juta per hari,” pungkas Nuril. (satria putra)

 

 

Editor : Moch. Chariris
#lebaran #ramadan #amplop