RADARMOJOKERTO - Ratusan umat Kristiani melaksanakan ibadah Jumat Agung dalam rangkaian Hari Raya Paskah, di Gereja Kristen Jawi Wetan (GKJW) di Dusun Sidokerto, Desa Pulorejo, Kecamatan Dawarblandong Mojokerto, Kabupaten Mojokerto, Jumat (29/3) pagi.
Uniknya, sebagai besar jemaat sengaja mengenakan pakaian adat Jawa.
Seperti surjan, beskap, jarik, dan udeng.
Peribadatan dimulai dari sejak pukul 05.00 WIB.
Saat umat muslim selepas melaksanakan salat subuh, ratusan jemaat GKJW, gabungan dari beberapa pepantan (gereja ranting) di kawasan itu, berkumpul bersama melaksanakan ibadah di luar gereja.
Konsep ibadah di halaman luar gereja tersebut sengaja digelar agar jemaat bisa merasakan nuansa yang lain.
”Seperti halnya Yesus dan para murid melaksanakan doa di Taman Getsemani,” kata pendeta GKJW, Galih saat memimpin peribadatan.
Ada satu fragmen dalam drama penyaliban Yesus.
Yesus disalibkan di bukit Golgota hingga ia mati rela mati di kayu salib untuk penebusan dosa semua pengikutnya.
Galih menambahkan drama ini sengaja dipertontonkan di hadapan ratusan jemaat untuk lebih mengilhami betapa sengsaranya Yesus dalam penderitaan ketika itu.
"Cukup sekali saja Yesus disalib, jangan kita menyalibkan lagi dengan perbuatan buruk kita," pesan Galih kepada jemaat di Jumat Agung kali ini.
Perayaan Hari Raya Paskah tahun ini bersamaan dengan umat muslim melaksanakan ibadah puasa Radaman.
Editor : Moch. Chariris