Berita Daerah Berita Terbaru Ekonomi Bisnis Event JPRM Features Figur Hukum & Kriminal Jangan Baca Journey Kelana Desa Kesehatan Lifestyle Misteri Mojokerto Nasional Olahraga Pendidikan Peristiwa Politik Politik & Pemerintahan Ramapedia Sambel Wader Sejarah & Mojopedia Seni & Budaya Sportmojok Wisata & Kuliner

Masjid Al-Azhar Griya Japan Raya Mojokerto Punya Atap Tumpang Dua, Terinspirasi Arsitektur Masjid Demak

Fendy Hermansyah • Rabu, 20 Maret 2024 | 23:15 WIB

ATAP KHAS: Masjid Al-Azhar Griya Japan Raya Tahap 4 yang berlokasi di tengah perumahan RW14, di Jalan Jakarta Japan Raya, Sooko, Kabupaten Mojokerto, Senin (18/3) malam.
ATAP KHAS: Masjid Al-Azhar Griya Japan Raya Tahap 4 yang berlokasi di tengah perumahan RW14, di Jalan Jakarta Japan Raya, Sooko, Kabupaten Mojokerto, Senin (18/3) malam.
KABUPATEN, Jawa Pos Radar Mojokerto - Masjid Al-Azhar Griya Japan Raya (GJR) Tahap 4 di Jalan Jakarta Japan Raya, Kecamatan Sooko, Kabupaten Mojokerto desain atap yang unik.

Masjid yang sudah berdiri selama 12 tahun ini punya atap tumpang dua berbentuk limas segiempat meniru gaya Masjid Demak.

Masjid Al-Azhar ini terletak di tengah-tengah perumahan RW 14, Perumahan Griya Japan Raya. Sehari-hari tempat peribadayan ini digunakan masyarakat sekitar.

Masjid bercat krem kombinasi putih ini juga digunakan para musafir hingga orang pekerja kantor di sekitar untuk melaksanakan ibadah.

Luas masjid mencapai 500 meter persegi atau sekitar setengah hektar. Memiliki tiga serambi, yang salah satu serambinya digunakan melaksanakan salat bagi para jamaah perempuan. Tempat parkirnya cukup luas sehingga para jamaah tidak perlu memarkir kendaraan di luar area masjid.

Ketua Takmir Masjid Al-Azahr GJR 4, Agung Adil Baroro, menjelaskan, masjid ini dibangun pada April 2012. Masjid dibangun karena permintaan masyarakat sekitar untuk dibangunnya tempat peribadatan bagi umat Muslim.

Kemudian aspirasi masyarakat tersebut disampaikan oleh RW sekitar ke pihak developer selaku tim pengembang masjid.

’’Ini dulu lapangan voli, lalu kami selaku pengurus RW mengajukan segera dibangun masjid karena sangat amat membutuhkan,’’ jelas Agung Adil Baroro.

Masjid Al-Azhar GJR 4 ini masih dalam proses penyempurnaan bangunan. Mulai dari atap serambi sebelah selatan, kamar mandi, dan atap tengah. Renovasi yang baru dilakukan adalah atap tengah, sekitar 2 bulan.

’’Ini nanti mau saya plafon. Insyaallah setelah Lebaran,’’ ungkap pria 50 tahun tersebut.

Pria asal Japan Raya tersebut juga mengatakan desain atap Masjid Al-Azhar Griya Japan Raya (GJR) ini berbentuk tumpang dua yang berbentuk limas segiempat. Gaya arsitektur tersebut terinspirasi dari gaya atap Masjid Demak.

’’Gaya atap masjid ini terinspirasi arsitektur Masjid Demak dengan atap tumpang tiga. Tetapi masjid ini hanya berbentuk tumpang dua,’’ pungkasnya. (Firza Aulia Ningrum/fen)

Editor : Fendy Hermansyah
#ramadan #masjid #mojokerto