Itu setelah ia tertangkap basah mencuri motor di salah satu kosan di Dusun Kontrak, Desa/Kecamatan Ngoro, Rabu (13/3) dini hari.
Sempat melawan, AZA dimasa warga yang geram hingga babak belur tak berdaya.
Aksi curanmor yang dilancarkan warga Kelurahan Tanjung Perak, Kecamatan Pabean Cantikan, Surabaya, ini terjadi sekitar pukul 02.30.
AZA menyasar motor Honda Beat warna merah hitam nopol S 4889 NBI milik Kasmilan yang terparkir di depan kosan milik Munir.
"Motor itu diapakai teman anak kos sini antar makan buat sahur. Diparkir di depan gerbang. Setelah anaknya masuk, kelihatan dari CCTV di dalam ada dua orang mencurigakan datang," terang Munir.
Benar saja, AZA dan komplotannya langsung berusaha membobol kontak motor dengan kunci letter T. Tak tinggal diam, Munir berupaya menggagalkan aksi curanmor tersebut.
"Satu (pelaku) yang lihat saya itu langsung berkelahi sama saya. Yang satunya, utak-atik kunci motor," bebernya.
Istri Munir yang mendapati suaminya berkelahi dengan maling lantas bertiak minta tolong.
Sontak, warga dan penghuni kos berbondong-bondong menuju lokasi. Meski sempat didorong sekitar 10 meter dari lokasi, AZA gagal menggondol motor korban.
Justru, ia tertangkap warga sedangkan rekannya berhasil kabur. Sempat melawan dengan mengeluarkan sebilah pisau, AZA tetap tak bisa berbuat banyak. Hingga akhirnya ia dihajar warga di salah satu warung di sekitar lokasi hingga babak belur.
Sementara Munir tidak mengalami luka usai berkelahi dengan maling. "Satu yang ketangkap. Satunya kabur naik mobil Suzuki Ertiga warna silver," tandas pria 42 tahun ini.
Unit Reskrim Polsek Ngoro langsung menuju TKP usai menerima laporan aksi curanmor tersebut.
AZA yang sudah babak belur langsung diamankan dan dilarikan ke RS Bhayangkara Pusdik Brimob Watukosek untuk mendapat pertolongan medis.
"Kami langsung amankan pelaku dari amukan warga. Pelaku selamat, luka-luka di tangannya," ujar Kanit Reskrim Polsek Ngoro Iptu Yunus Fahrizal, terpisah.
Dijelaskannya, petugas langsung melakukan olah TKP. Sejumlah barang bukti diamankan. Di antaranya, sebilah pisau, kunci letter T hingga ponsel milik pelaku.
Termasuk motor Honda Beat warna merah hitam nopol S 4889 NBI milik korban. Aksi curanmor ini dalam pengembangan petugas.
"Kondisi pelaku mulai membaik. Ini sedang kami kembangkan sindikatnya yang kemungkinan jaringan Surabaya. Apalagi dua pelaku lainnya berhasil kabur naik mobil. Dan di sini sering terjadi curanmor," tandas Kanit Reskrim. (vad/fen)
Editor : Fendy Hermansyah