Hingga pukul 20.00, dilaporkan satu jembatan putus hingga tanggul sungai jebol.
Jembatan Bubak di Desa/Kecamatan Gondang Kabupaten Mojokerto dilaporkan putus akibat derasnya banjir bandang yang terjadi. Akses jembatan kini telah ditutup oleh pemdes setempat.
"Akibat derasnya air, jembatan Bubak di Desa/Kecamatan Gondang putus," ujar Rinaldi Rizal Sabirin, Kepala Dinas PUPR Kabupaten Mojokerto di lokasi.
Pihaknya menyatakan, banjir terjadi usai hujan deras berjam-jam yang terjadi di hulu sungai Pikatan di Kecamatan Pacet. Debit sungai tersebut melonjak drastis menerjang rumpun bambu hingga jembatan beton.
Pukul 20.00, pihaknya menyebutkan hujan deras masih terjadi di bagian hulu sungai Pikatan. Untuk itu, pihaknya menghimbau warga di Daerah Aliran Sungai (DAS) meningkatkan kewaspadaan.
Bahkan Kepala Dinas PU Bina Marga Kabupaten Mojokerto Rinaldi Rizal Sabirin menyatakan, debit air sungai kian meningkat.
Menyusul hujan di kawasan atas Kabupaten Mojokerto masih berlangsung. "Kami mengimbau warga lebih siaga akan potensi terjadi banjir akibat luapan sungai," tandasnya.
Sementara, tanggul sepanjang 30 meter yang sebelumnya ambrol sekitar pukul 20.00 dilaporkan jebol. Air sungai meluber ke permukiman warga.
Kini, banjir luapan sungai mulai menerjang kawasan Surodinawan Kota Mojokerto. Jebolnya tanggul tersebut kini tengah diasesmen BPBD Kabupatrn Mojokerto.
"Tangkisnya sudah tidak mampu menahan banjir," ujar Suhartono, Kades Wringinrejo, Kecamatan Sooko, Kabupaten Mojokerto. (fen)
Editor : Fendy Hermansyah