Berita Daerah Berita Terbaru Ekonomi Bisnis Event JPRM Features Figur Hukum & Kriminal Jangan Baca Journey Kelana Desa Kesehatan Lifestyle Misteri Mojokerto Nasional Olahraga Pendidikan Peristiwa Politik Politik & Pemerintahan Ramapedia Sambel Wader Sejarah & Mojopedia Seni & Budaya Sportmojok Wisata & Kuliner

Operasi Keselamatan di Kota Mojokerto Dimulai, Tindak Balap Liar hingga Konvoi, Begini Amanat Pj Wali Kota Ali Kuncoro

Farisma Romawan • Sabtu, 2 Maret 2024 | 23:25 WIB

SIMBOLIS: Pj. Wali Kota Mojokerto, M. Ali Kuncoro didampingi Kapolres Mojokerto Kota, AKBP Daniel S. Marunduri menyematkan pita tanda dimulainya Operasi keselamatan 2024, Sabtu (2/3). 
SIMBOLIS: Pj. Wali Kota Mojokerto, M. Ali Kuncoro didampingi Kapolres Mojokerto Kota, AKBP Daniel S. Marunduri menyematkan pita tanda dimulainya Operasi keselamatan 2024, Sabtu (2/3). 
KOTA, Jawa Pos Radar Mojokerto - Ratusan personel gabungan dari Satlantas Polres Mojokerto Kota, TNI, dan Dinas perhubungan (Dishub) Kota Mojokerto diterjunkan selama Operasi Keselamatan 2024 mulai 4-17 Maret nanti.

Mereka ditugaskan untuk menindak pengendara yang kedapatan melanggar aturan lalu lintas. 8 jenis pelanggaran bakal menjadi sasaran utama operasi, mulai dari balap liar, knalpot brong hingga konvoi. 

Dalam sambutannya, Kapolres Mojokerto Kota, AKBP Daniel S. Marunduri mengatakan, banyaknya penyimpangan sosial turut mempengaruhi perilaku masyarakat. Khususnya kalangan remaja yang mulai tidak patuh terhadap aturan berkendara.

Apalagi sejak diberlakukan tilang elektronik, kian meningkatkan angka pelanggaran itu hingga mengakibatkan naiknya angka kecelakaan. 

SIMBOLIS: Pj. Wali Kota Mojokerto, M. Ali Kuncoro didampingi Kapolres Mojokerto Kota, AKBP Daniel S. Marunduri menyematkan pita tanda dimulainya Operasi keselamatan 2024, Sabtu (2/3). 
SIMBOLIS: Pj. Wali Kota Mojokerto, M. Ali Kuncoro didampingi Kapolres Mojokerto Kota, AKBP Daniel S. Marunduri menyematkan pita tanda dimulainya Operasi keselamatan 2024, Sabtu (2/3). 

"Jika dibiarkan begitu saja, maka kecelakaan lalu lintas bisa menjadi penyebab kematian tertinggi di tahun 2030,'' ujarnya.

Atas dasar itulah, Polres Mojokerto Kota menggalakkan kembali operasi keselamatan sebagai upaya edukasi dan pencegahan kepada pengendara bermotor di Kota Mojokerto. Dengan sasaran utama adalah 8 jenis pelanggaran.

Di antaranya, balap liar, berkendara dibawah umur, berkendara dalam pengaruh alkohol, menggunakan Handphone (HP), tidak memakai helm, tidak menggunakan safety belt, knalpot brong, hingga konvoi atau arak-arakan.

Tak sekadar pengendara dewasa, polresta juga mengajak pelajar, mahasiswa, hingga driver ojek online untuk ikut menyosialisasikan pentingnya keselamatan berlalu lintas. 

SIMBOLIS: Pj. Wali Kota Mojokerto, M. Ali Kuncoro didampingi Kapolres Mojokerto Kota, AKBP Daniel S. Marunduri menyematkan pita tanda dimulainya Operasi keselamatan 2024, Sabtu (2/3). 
SIMBOLIS: Pj. Wali Kota Mojokerto, M. Ali Kuncoro didampingi Kapolres Mojokerto Kota, AKBP Daniel S. Marunduri menyematkan pita tanda dimulainya Operasi keselamatan 2024, Sabtu (2/3). 

''Dalam pelaksanaan operasi, lebih dikedepankan upaya preemtif dan preventif secara edukatif dan humanis sehingga dapat meningkatkan kepercayaan masyarakat,'' tandasnya.

Dalam Apel Gelar Pasukan yang dipimpin Pj Wali Kota Mojokerto, M. Ali Kuncoro, turut disematkan pita kepada perwakilan TNI, Polri dan Dishub.

Pita tersebut sebagai bentuk komitmen bersama dalam menjaga keamanan dan keselamatan lalu lintas. (far/fen)

Editor : Fendy Hermansyah
#kota #polres #pj wali kota #mojokerto #keselamatan #operasi