Pedagang mengaku omzetnya meningkat dibanding sebelum adanya angkutan besutan Pemprov Jatim tersebut.
"Ya, bisa dikatakan omzetnya lebih naik daripada dulu setelah adanya bus trans Jatim dulu sebelumnya mati terminal lumayan ada pemasukan daripada dulu," kata Yuyun, 32, pedagang di Terminal Kertajaya.
Yuyun menjelaskan, dahuku sebelum adanya bus Trans Jatim, kondisi Terminal Kertajaya terbilang sepi.
Jumlah pengunjung pun terbatas dan hanya ramai pada hari-hari tertentu saja seperti Lebaran. Akibatnya pemasukan pedagang pun turut seret.
Namun, setelah beroperasinya bus Trans Jatim, kondisi terminal lebih ramai.
Dengan adanya bus trans Jatim, para pedagang mendapatkan keuntungan yang dulu sebelum adanya bus trans Jatim sepi.
Ramainya pengunjung terminal pun menarik minat pedagang kaki lima yang masuk berjualan di sekitar terminal. Merek menjajakan kuliner seperti bakso, pentol, dan lainnya. (Mia Chalimatus Syaidah/fen)
Editor : Fendy Hermansyah