Berita Daerah Berita Terbaru Ekonomi Bisnis Event JPRM Features Figur Hukum & Kriminal Jangan Baca Journey Kelana Desa Kesehatan Lifestyle Misteri Mojokerto Nasional Olahraga Pendidikan Peristiwa Politik Politik & Pemerintahan Ramapedia Sambel Wader Sejarah & Mojopedia Seni & Budaya Sportmojok Wisata & Kuliner

Hari Ketiga Pencarian Laka Air, Posko SAR Dialihkan, Jasad Korban Ditengarai Hanyut ke Hilir Kali Sadar

Martda Vadetya • Senin, 12 Februari 2024 | 21:59 WIB

DIBOYONG: Posko operasi SAR kecelakaan air di Pacet dialihkan ke tepi Kali Porong, Desa Sukoanyar, Kecamatan Ngoro, Senin (12/2).
DIBOYONG: Posko operasi SAR kecelakaan air di Pacet dialihkan ke tepi Kali Porong, Desa Sukoanyar, Kecamatan Ngoro, Senin (12/2).
KABUPATEN, Jawa Pos Radar Mojokerto - Pencarian satu korban kecelakaan air di Kali Banyak, Dusun Watutumang, Desa Candiwatu, Kecamatan Pacet, mulai menemui titik terang. Tubuh Ari Budi Yuwono, 53, ditengarai hanyut ke wilayah hilir Kali Sadar.

Sehingga, di hari ketiga pencarian ini, posko operasi search and rescue (SAR) dialihkan ke wilayah Desa Sukoanyar, Kecamatan Ngoro.

"Sekarang titik pencarian dialihkan ke wilayah Ngoro. Poskonya juga, ada tiga perahu karet yang sudah dibawa. Sebagian peralatan memang masih ada di (posko) Pacet," ungkap Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Mojokerto Abdul Khakim, Senin (12/2).

Praktis, di hari ketiga ini, pencarian dilakukan di wilayah hilir Kali Sadar hingga Kali Porong. Yang berjarak sekitar 20 kilometer (km) dari titik korban terseret air bah di Pacet.

Hal ini, lanjut Khakim, setelah tim SAR gabungan mendapati indikasi keberadaan tubuh korban.

Selasa (11/2) malam, sesosok tubuh pria dilaporkan mengambang di aliran Kali Sadar wilayah Mojosari dan Pungging.

Yang ditengarai adalah tubuh Budi. Kendati begitu, tim SAR belum bisa memastikan lantaran tubuh pria misterius tersebut hanyut terseret derasnya arus. 

"Kami masih belum bisa pastikan itu korban (Budi) atau bukan. Tapi Insyaallah iya (itu korban). Karena korban laka air lainnya di Jombang sudah ditemukan lebih dulu," bebernya.

Dengan begitu, operasi SAR di hari ketiga pencarian, lanjut Khakim, langsung digeber.

Seiring dialihkannya posko ke wilayah pertemuan aliran Kali Sadar dan Kali Porong tersebut.

"Pencarian terus dilanjut. Perahu sudah disiapkan dari di Ngoro sejak pagi," tandas Khakim.

Diberitakan sebelumnya, Ari Budi Yuwono, 53, dan Ririn Martiningsih, 53, pasangan suami istri (pasutri) warga Kelurahan Wates, Kecamatan Magersari, Kota Mojokerto, dilaporkan hanyut. 

Mereka terseret air bah saat bermain air bersama keempat ponakannya di Kalibanyak, Dusun Watutumang, Desa Candiwatu, Kecamatan Pacet, sekitar pukul 12.30 Sabtu (10/2).

Saat sedang asyik bermain air, tiba-tiba hujan menguyur hingga membuat debit air di anak Kali Kromong tersebut mendadak meningkat drastis.

Empat korban anak, AM, 15; IB, 10; AT, 6; dan KS, 6, berhasil mentas dan menyelamatkan diri dari derasnya arus sungai.

Sedangkan Budi dan Ririn yang ada di barisan paling belakangan gagal selamat dari terjangan air bah.

Sekitar dua jam pasca kejadian, tubuh Ririn ditemukan warga dalam kondisi tewas di Kali Tunggulmoro, Desa Kutoporong, Kecamatan Bangsal.

Derasnya arus membuat jasad korban terseret arus hingga 12 km dari lokasi.

Oleh petugas, jasad Ririn dievakuasi ke RSUD Prof dr Soekandar Mojosari untuk divisum. (vad/fen)

Editor : Fendy Hermansyah
#kota #air bah #pasutri #pacet #mojokerto