Berita Daerah Berita Terbaru Ekonomi Bisnis Event JPRM Features Figur Hukum & Kriminal Jangan Baca Journey Kelana Desa Kesehatan Lifestyle Misteri Mojokerto Nasional Olahraga Pendidikan Peristiwa Politik Politik & Pemerintahan Ramapedia Sambel Wader Sejarah & Mojopedia Seni & Budaya Sportmojok Wisata & Kuliner

Satu Korban Terseret Air Bah Ditemukan Meninggal, di Dam Desa Kutoporong, Kecamatan Bangsal

Moch. Chariris • Minggu, 11 Februari 2024 | 01:09 WIB

 

 

TITIK LOKASI: Pj Wali Kota M. Ali Kuncoro ditunjukkan keluarga korban, Sultan Ibrahim, lokasi terseret dan tenggelamnya pasutri, di Sungai Banyak, Desa Candiwatu, Kecamatan Pacet, Sabtu (10/2)
TITIK LOKASI: Pj Wali Kota M. Ali Kuncoro ditunjukkan keluarga korban, Sultan Ibrahim, lokasi terseret dan tenggelamnya pasutri, di Sungai Banyak, Desa Candiwatu, Kecamatan Pacet, Sabtu (10/2)

RADARMOJOKERTO – Proses pencarian pasangan suami istri (pasutri) yang terseret air bah di Sungai Banyak, di Dusun Watutumang, Desa Candiwatu, Kecamatan Pacet, Kabupaten Mojokerto, membuahkan hasil, Sabtu (10/2) sore.

Korban yang ditemukan tersebut adalah Ririn Martiningsih, 53.

Korban ditemukan warga bersama tim relawan dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Mojokerto dalam kondisi meninggal dunia.

 

BERDUKA: Pj Wali Kota Mojokerto mendengarkan keterangan saksi-saksi saat mendatangi lokasi terseret dan tenggelamnya pasutri asal Kelurahan Wates, Kecamatan Magersari.
BERDUKA: Pj Wali Kota Mojokerto mendengarkan keterangan saksi-saksi saat mendatangi lokasi terseret dan tenggelamnya pasutri asal Kelurahan Wates, Kecamatan Magersari.

Sedangkan, suaminya, Ari Budi Yuwono, 53, hingga Sabtu (10/2) petang ini masih dalam proses pencarian.

”Iya, benar ada satu korban yang sudah ditemukan,” ungkap Pj Wali Kota Mojokerto Moh. Ali Kuncoro kepada www.radarmojokerto.jawapos.com. ”Dan kondisinya sudah meninggal dunia,” imbuh dia.

 Baca Juga: Belum Ditemukan, Pemkot Terjunkan Tim, Lakukan Pencarian Pasutri Terseret Air Bah di Pacet

Ali Kuncoro menuturkan, jasad Ririn Martiningsih, warga Jalan Panderman, Kelurahan Wates, Kecamatan Magersari, Kota Mojokerto ini, ditemukan di sekitar Kecamatan Bangsal.

Tepatnya, di Dam Sungai Tunggul Moro, Desa Kutoporong, Kecamatan Bangsal, Kabupaten Mojokerto.

”Jasad beliau sudah dievakuasi dan dibawa ke RSUD Prof Dr Soekandar Mojosari,” tambah kadispora Pemprov Jatim ini.

Kepastian tersebut, setelah Moh. Ali Kuncoro bersama perwakilan keluarga korban juga mendatangi kamar jenazah RSUD Prof Dr Soekandar Mojosari.

”Setelah kami cek, pihak keluarga membenarkan berdasarkan ciri-cirinya, bahwa jasad tersebut memang Bu Ririn,” papar dia.  

Sebelumnya, Ali Kuncoro didampingi Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPDB Kabupaten Mojokerto Yoi Afrida Soesetyo Djati mendatangi tempat kejadian perkara (TKP) terseret dan tenggelamnya pasutri Ari Budi Yuwono dan Ririn Martiningsih.

Yakni, di Sungai Banyak, Dusun Watutumang, Desa Candiwatu, Kecamatan Pacet.

Di sana Mas Pj, begitu Moh. Ali Kuncoro akrab disapa, sempat menemui dan menanyakan langsung kepada keluarga terkait kronologi insiden tersebut.

Salah satunya bertemu keponakan korban, Sultan Ibrahim, siswa kelas IV Minuhasa Miji, Kota Mojokerto.

Sultan Ibraham adalah satu dari empat anak-anak yang turut bermain dan mandi di sungai.

”Atas nama pemerintah dan masyarakat Kota Mojokerto, kami menyampaikan duka yang mendalam. Bagi keluarga yang ditinggalkan semoga diberikan ketabahan dan kesabaran,” papar dia.

Mengenai masih ada satu korban yang belum diketemukan, Ali Kuncoro menyatakan, pihaknya masih terus berkoordinasi dengan BPBD Kabupaten Mojokerto dan relawan.

Yakni, berkomitmen terus melakukan pencarian hingga korban ditemukan. ”Kami berharap semoga segera ditemukan, dan berdoa yang terbaik bagi korban,” pungkas Ali Kuncoro.

 

 

Editor : Moch. Chariris
#air bah #pasutri #pacet #wisata #tenggelam