Dugaan kuat air yang masuk rumah itu akibat adanya pembangunan pabrik limbah B3 di lingkungan rumahnya yang kurang memperhatikan aliran air bah.
Peristiwa banjir ini terjadi sekitar pukul 17.20 di tengah hujan deras yang terjadi sejak pukul 15.00. Sontak peristiwa itu membuat orang yang ada di dalam rumah terkejut.
''Saya dapat kabar rumah saya kebanjiran, tiba-tiba air sudah masuk rumah saja,'' ungkap Yuni pemilik rumah.
Dia menduga, kebanjiran yang terjadi di rumahnya ini akibat pembangunan pabrik limbah B3 yang dilakukan belakangan ini.
Itu setelah air kiriman dari atas tidak bisa masuk selokan depan rumahnya secara lancar karena diduga terjadi penyempitan.
''Antara tembok pabrik dan tembok rumahku itu tidak dibikinkan selokan yang bagus, jadi pondasi yang dibikin pabrik itu asal. Jadi air gak bisa lancar langsung keluar ke selokan depan,'' sesalnya.
Menurutnya banjir yang melanda rumahnya ini kali pertama terjadi. Kondisi itu pun sangat merugikannya.
Apalagi, banjir yang terjadi ini mengakibatkan sejumlah perabotan rumahnya itu terendam.
''Ada spring bad yang ada di bawah, kursi, lemari dan bufet. Banjir juga sampai masuk kamar tidur,'' jelasnya.
Dia khawatir jika selokan pabrik tidak segera dapat penanganan, saat hujan deras banjir susulan akan terjadi di rumahnya lagi.
''Harapannya ya kalau hujan aman tidak banjir. Bikin pabrik tapi tidak dipikir airnya mau dibuang kemana,'' tandasnya. (ori/fen)
Editor : Fendy Hermansyah