Seorang bocah yang dibonceng keluarganya jatuh dari motor dan tewas terlindas truk.
Korban adalah MAAK, 9. Dalam peristiwa nahas terjadi sekitar pukul 16.00 itu, korban dibonceng sang bibi, Arianah, 44, asal Kecamatan Pacet, mengendarai motor Yamaha Mio nopol S 4030 QQ.
Dari arah Pacet, motor korban melaju beriringan di depan truk wing boks warna merah nopol L 9950 UP yang dikemudikan Budi Santoso, 59, sopir asal Desa Bambe, Kecamatan Driyorejo, Gresik.
”Motor dan truk itu sama-sama jalan dari arah selatan,” ujar Zuhrotul Aini, salah seorang penjaga warung di sekitar lokasi.
Setibanya di lokasi, mendadak motor yang dikendarai Arianah pindah haluan ke kanan. Hingga motor matic tersebut menabrak truk yang dikemudikan Budi.
"Ibuknya sama motornya itu jatuh ke kiri. Kalau anaknya jatuh ke kanan," tambah Aini.
Nahas, MAAK yang terpelanting dari motor masuk ke kolong dan terlindas truk. Mengalami luka serius di kepala, korban tewas seketika. "Ibuknya selamat. Bisa berdiri lagi, tapi (menangis) histeris," ujarnya.
Sementara itu, Kasatlantas Polres Mojokerto Iptu M Hariyazie Syakhranie menerangkan, hasil olah TKP menunjukkan Arianah mendadak pindah haluan karena menghindari pesepeda di depannya.
"Jadi pemotor ini tiba-tiba ke kanan, karena ada sepeda angin di depannya. Hingga bersinggungan dengan truk yang jalan di belakangnya," terangnya, terpisah.
Oleh petugas, jasad MAAK dievakuasi ke kamar jenazah RSUD Prof dr Soekandar Mojosari untuk divisum.
Kedua kendaraan terlibat kecelakaan diamankan guna kepentingan penyelidikan.
"Diduga, kecelakaan dipicu kelalaian pemotor yang mendadak berpindah haluan ke kanan tanpa mengantisipasi lalu lintas di belakangnya," tukas Kasatlantas. (vad/fen)
Editor : Fendy Hermansyah