Lansia asal Kelurahan Bebekan, Kecamatan Taman, Sidoarjo ini tewas setelah check in dengan teman kencannya.
Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 10.00. Itu setelah korban bersama teman kencannya, Sumini, 47, warga Desa Temu, Kecamatan Prambon, Sidoarjo, ngamar beberapa jam sebelumnya.
Sumini dibuat terkejut saat mendapati korban terbaring tak bernafas di atas ranjang setelah ditinggalnya keluar beberapa saat.
Sumini lantas meminta pertolongan petugas hotel dan warga untuk memastikan kondisi korban.
"Kami mendapat laporan dari masyarakat adanya orang meninggal dunia mendadak di penginapan ini. Saat kami di TKP, korban sudah meninggal dunia," ujar Kapolsek Pungging AKP Didit Setiawan, di lokasi.
Mendapati korban tewas terlentang mengenakan kaos hitam dan celana pendek kelabu, petugas langsung memasang garis polisi di lokasi.
Bersama Tim Inafis Satreskrim Polres Mojokerto, Unit Reskrim Polsek Pungging melakukan olah TKP.
"Kami amankan barang bukti satu unit motor milik korban. Barang bukti lain masih menunggu hasil penyelidikan lebih lanjut," tuturnya.
Belum diketahui pasti penyebab korban meregang nyawa di kamar hotel.
Namun Kapolsek memastikan tidak ditemukan adanya bekas kekerasan pada jasad Nurali.
"Hasil pemeriksaan sementara bersama Puskesmas, tidak ditemukan tanda kekerasan," ungkap eks Kapolsek Trawas ini.
Disinggung soal adanya indikasi keracunan pada jasad korban, petugas enggan berspekulasi terlalu jauh.
"Untuk tanda keracunan, kami nasih belum bisa simpulkan. Kami menunggu hasil visum et repertum dahulu," tegas Didit.
Oleh petugas, jasad korban dievakuasi ke RSUD Prof dd Soekandar Mojosari untuk divisum. (vad/fen)
Editor : Fendy Hermansyah