Berita Daerah Berita Terbaru Ekonomi Bisnis Event JPRM Features Figur Hukum & Kriminal Jangan Baca Journey Kelana Desa Kesehatan Lifestyle Misteri Mojokerto Nasional Olahraga Pendidikan Peristiwa Politik Politik & Pemerintahan Ramapedia Sambel Wader Sejarah & Mojopedia Seni & Budaya Sportmojok Wisata & Kuliner

Diduga Kuat Cabuli Siswi SD di Ngoro Mojokerto, Bakul Balon Asal Sidoarjo Dihajar Warga

Martda Vadetya • Kamis, 26 Oktober 2023 | 22:51 WIB

DIRINGKUS: Pelaku pencabulan siswi SD di Kecamatan Ngoro diamankan polisi, Kamis (26/10).
DIRINGKUS: Pelaku pencabulan siswi SD di Kecamatan Ngoro diamankan polisi, Kamis (26/10).
NGORO, Jawa Pos Radar Mojokerto - Sugianto, warga Desa Jatialunalun, Kecamatan Prambon, Sidoarjo, diamankan polisi, Kamis (26/10). Pasalnya, penjual balon di sekolah-sekolah itu diduga kuat telah mencabuli salah seorang siswi kelas 3 SD di wilayah Ngoro.

Aksi bejat Sugianto menyasar N, 10, siswi kelas 3 SD di Kecamatan Ngoro, pada Sabtu (21/10) lalu. Saat itu korban tengah pulang sekolah.

Pelaku lantas merayu korban untuk melampiaskan nafsu bejatnya tersebut.

"Itu waktu pulang sekolah, sekitar pukul 11.00. Awalnya korban tidak mau. Lalu korban diiming-iming balon, kebetulan pelaku jualan balon," terang AI, perangkat desa setempat.

Kemudian korban langsung ditarik oleh Sugianto untuk duduk dipangkuannya. Aksi asusila itu pun dilancarkan pada korban yang masih bocah tersebut.

"Korban ditarik paksa dan dipangku oleh pelaku, lalu dilakukan itu," ungkapnya.

Setekah dilecehkan bakul balon, N pulang dalam dengan menangis. Ia lantas malaporkan apa yang telah dialaminya itu pada orang tuanya.

"Orang tua korban langsung ngecek ke lokasi, ternyata pelaku sudah pulang," tutur AI

Setelah melancarkan aksinya, hampir sepekan belakangan pelaku tidak jualan di sekolah korban. Padahal, orang tua N dan warga yang geram atas aksinya itu siap menangkap pelaku.

"Selama satu minggu ini pelaku disanggong. Kebetulan hari ini pelaku (jualan) ke (sekolah korban) sini lalu ditangkap oleh warga dan pihak sekolah," ucapnya.

Diamankan di kantor kepala sekolah, Sugianto sempat kabur saat warga lengah. Aksi kejar-kejaran antara pelaku dan warga pun terjadi.

Pelaku tertangkap lagi di area persawahan Desa Lemujut, Kecamatan Krembung, Sidoarjo.

"Pelaku lari sekitar 3-4 km. Lalu dibawa ke balai desa sini. Tadi sempat dihajar warga karena emosi," beber pria 45 tahun ini.

Saat dimintai keterangan, pelaku sempat mengaku melancarkan aksinya karena khilaf.

Pasalnya, Sugianto baru bercerai dengan sang istri beberapa waktu lalu.

"Alasannya karena khilaf. Mengaku duda, habis cerai," tukasnya.

Sementara itu, Kapolsek Ngoro Kompol Imam Mahmudi membenarkan adanya penangkapan pelaku pelecehan seksual pada anak tersebut.

Kini, Sugianto telah diamankan petugas untuk diserahkan ke Unit PPA Satreskrim Polres Mojokerto.

"Saat ini masih dalam pemeriksaan PPA," ujarnya terpisah. (vad/fen)

Editor : Fendy Hermansyah
#tk #siswi #cabul #Ngoro #mojokerto