Berita Daerah Berita Terbaru Ekonomi Bisnis Event JPRM Features Figur Hukum & Kriminal Jangan Baca Journey Kelana Desa Kesehatan Lifestyle Misteri Mojokerto Nasional Olahraga Pendidikan Peristiwa Politik Politik & Pemerintahan Ramapedia Sambel Wader Sejarah & Mojopedia Seni & Budaya Sportmojok Wisata & Kuliner

Kebakaran Pabrik Tisu di Ngoro Mojokerto 28 Jam Baru Padam

Farisma Romawan • Sabtu, 14 Oktober 2023 | 14:55 WIB

MULAI PADAM: Kebakaran hebat pabrik tisu PT Sun Paper Source di Desa Sukoanyar, Kecamatan Ngoro, bertahap mulai padam, Jumat (13/10) pagi dan dilanjutkan pembahasan di seluruh area yang terbakar.
MULAI PADAM: Kebakaran hebat pabrik tisu PT Sun Paper Source di Desa Sukoanyar, Kecamatan Ngoro, bertahap mulai padam, Jumat (13/10) pagi dan dilanjutkan pembahasan di seluruh area yang terbakar.
Satreskrim Selidiki Sumber Munculnya Api

NGORO, Jawa Pos Radar Mojokerto – Api yang melalap pabrik tisu PT Sun Paper Source di Desa Sukoanyar, Kecamatan Ngoro sejak Kamis (12/10) siang telah padam.

Sore kemarin, BPBD Kabupaten Mojokerto memastikan api sudah berhasil dipadamkan setelah dibasahi selama 28 jam.

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Mojokerto Yo’ie Afrida Soesetyo Djati mengatakan, kebakaran pabrik tisu dipastikan padam tepat pukul 15.25 setelah petugas pemadam kebakaran (damkar) berjibaku menyemprotkan air sejak pertama kali api muncul di dua gudang besar sisi timur.

’’Kami pastikan padam sejak pukul 15.25 dan sudah tidak ada lagi kepulan asap dari dalam puing-puing karena hampir seluruh bagian pabrik kami basahi,’’ ujarnya.

Untuk lebih memastikannya, petugas damkar juga menggunakan busa AFFF (Aqueous Film Forming Foam) di area yang paling mudah terpantik api. Yakni di area penyimpanan bahan baku kertas dan cairan kimia serta produksi.

’’Karena banyak bahan yang mudah terbakar seperti cairan kimia untuk pembuatan kertas. Kami semprotkan foam karena angin berhembus kencang. Takutnya angin membawa percikan api dan meluas ke lokasi lain,’’ tandasnya.

Sebelumnya, BPBD bersama puluhan damkar dari berbagai wilayah telah berjibaku mulai siang hingga malam hari untuk memadamkan api di tiga gudang dan dua tempat produksi.

Termasuk siang kemarin yang difokuskan pada pembasahan di puing-puing yang terus mengeluarkan asap.

Mereka berasal dari berbagai daerah, mulai dari Pemkot Mojokerto, Surabaya, Sidoarjo, Pasuruan,  Jombang, hingga water cannon milik Pusdik Brimob dan beberapa perusahaan.

’’Kami libatkan damkar dari berbagai wilayah karena memang bahan kimia di lokasi kejadian mudah terbakar, sekaligus antisipasi jangan sampai merembet ke rumah penduduk,’’ tandasnya.

Ditanya soal penyebab terbakarnya pabrik, Yoi mengaku tak memiliki kapasitas untuk menjawabnya.

Sebab, polisi juga ikut turun mencari tahu asal muasal titik api hingga mengakibatkan beberapa bagian gedung pabrik pembuatan tisu ini habis dilalap si jago merah.

Apalagi, terbakarnya lima bangunan diikuti korban jiwa. Yakni Jon Rahman, 47, pekerja asal Kota Palembang, Sumatera Selatan yang diduga tewas akibat menghirup asap pekat saat berusaha memadamkan api di area timur pabrik.

Sebelum dikabarkan muncul korban jiwa, seorang sekuriti juga dilarikan ke rumah sakit akibat terluka di tangan saat menolong rekannya dari jilatan api.

Namun sebelum menemukan titik terang penyebab terbakarnya gudang, polisi masih harus memerlukan keterangan dari sejumlah saksi.

Utamanya di bagian gudang penyimpanan tisu siap edar yang disebut-sebut berasal dari kegagalan listrik mesin forklift nomor 06.

’’Keterangan dari saksi-saksi belum bisa kami dapatkan karena belum diperiksa. Kami menunggu proses pembasahan selesai dulu,’’ ungkap Kasatreskrim Polres Mojokerto, AKP Imam Mujali.

Tak hanya itu, untuk mendukung penyelidikan, polisi juga akan menurunkan tim laboratorium forensik (labfor).

Tujuannya, untuk mendukung identifikasi data yang sudah dikumpulkan tim Inafis (Indonesia Automatic Fingerprint Identification System) yang telah diturunkan.

’’Nanti ke humas saja keterangannya. Sementara belum bisa memberikan keterangan,’’ pungkasnya.

Sementara itu, pihak PT Sun Paper Source melalui perwakilan HRD sempat menyampaikan duka mendalam atas meninggalnya korban. Mereka juga bersedia mengantarkan jenazah ke kediamannya di Palembang untuk dimakamkan.

’’Kami menjalin komunikasi dengan keluarga Almarhum. Kami menyampaikan banyak terima kasih atas dedikasinya selama ini,’’ tulis HRD Manager PT Sun Paper Source, Ayu Kinanti dalam keterangan persnya.

Dalam rilis tersebut, diceritakan korban tengah off dari tugas saat peristiwa berlangsung. Namun almarhum yang tinggal di mes pabrik berinisiatif membantu proses pemadaman.

Namun tak lama kemudian, korban mendadak tak sadarkan diri, tepatnya di bagian belakang pabrik.

Rekan-rekannya lantas membawa almarhum ke ambulans. Namun saat perjalanan dirujuk ke RSUD Dr Soekandar Mojosari, korban sudah dinyatakan meninggal dunia.

’’Dokter menyatakan jika penyebab meninggalnya karena sesak napas. Keluarga juga menyatakan tidak akan melakukan autopsi. Kami selalu mendampingi dari awal kejadian hingga saat ini,’’ pungkasnya. (far/ron)

 

Editor : Fendy Hermansyah
#Tisu #kebakaran #Ngoro #mojokerto