NGORO, Jawa Pos Radar Mojokerto - Penyebab kebakaran hebat yang melanda pabrik tisu di Desa Sukoanyar, Kecamatan Ngoro, masih ditelusuri pihak terkait.
Dugaan sementara, kobaran api yang melalap sejumlah area gudang tersebut dipicu korsleting listrik salah satu forklif yang sedang beroperasi.
"Kalau dengar dari teman-teman di dalam, (diduga) kebakaran karena forklif korslet," terang Nyarip Muhammad, 22, salah seorang karyawan.
Dijelaskannya, saat kejadian forklif sedang beroperasi di area Gudang Jumbo. Tempat penyimpanan tisu jadi siap kirim.
Saat tengah mengangkut barang di gudang, mendadak bagian mesin forklif muncul percikan api. "Aki dan bagian kelistrikannya yang korslet," imbuhnya.
Mendapati itu, sejumlah karyawan langsung berupaya memadamkan api dengan APAR dan alat lainnya. Namun api justru membesar.
"Sudah dipadamkan pakai APAR tapi nggak mempan," tandas Nyarip.
Upaya pemadaman terus dilakukan para karyawan sembari melaporkan peristiwa tersebut ke pihak terkait.
Dikabarkan, satu orang sekuriti PT Sun Paper Source terluka saat menjinakkan api.
"Tadi sepertinya ada sekuriti yang tangannya terluka waktu ikut memadamkan. Dibawa ambulan ke RS Mawaddah Medika Ngoro," ungkap Nur, salah seorang karyawan.
Hingga kini pemadaman kebakaran masih dilakukan. Sejumlah petugas kepolisian turut diterjunkan ke lokasi guna menelusuri penyebab kebakaran.
Sebelumnya, kebakaran hebat melanda pabrik tisu PT Sun Paper Source di Desa Sukoanyar, Kecamatan Pungging, sekitar pukul 09.30 Kamis (12/10).
Empat area gudang dan produksi dilalap si jago merah. Kobaran api terus menjalar ke area sekitar. (vad/fen)
Editor : Fendy Hermansyah