KOTA, Jawa Pos Radar Mojokerto – Pemkot Mojokerto kembali menggelar event bertajuk kebudayaan di bulan Agustus ini. Beragam kesenian hingga musik tradisional akan disuguhkan lewat Pertura (Pertunjukan Rakyat) yang diselenggarakan Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Mojokerto.
Kepala Diskominfo Kota Mojokerto Santi Ratnaning Tias mengungkapkan, Pertura merupakan inovasi yang digagas dalam rangka diseminasi informasi yang dikemas lewat pertunjukan rakyat.
Selain menyuguhkan hiburan, Pertura juga menjadi media informasi bagi masyarakat terkait capaian pembangunan hingga keberhasilan program-program Pemkot Mojokerto di bawah kepemimpinan Wali Kota Ika Puspitasari.
’’Pertura digelar sebanyak tiga kali dan dilaksanakan bergiliran di tiga kecamanatan se-Kota Mojokerto,’’ tuturnya.
Kecamatan Magersari menjadi lokasi perdana Pertura 2023 yang digelar Jumat (11/8), pukul 18.00 malam ini.
Bertempat di Pasar Semeru, Jalan Semeru, Kecamatan Magersari, akan ada pertunjukan kesenian bantengan, wayang beber, serta musik tradisional angklung dan campursari.
Santi menyebutkan, Pertura akan semakin meriah dengan kehadiran bintang tamu seniman osing pencipta lagu Kanggo Riko, Demy asal Banyuwangi.
’’Untuk itu, kami mengajak segenap masyarakat untuk ramai-ramai datang dan menyaksikan event Pertura 2023,’’ tandasnya.
Pertura akan kembali digelar di Kecamatan Kranggan pada tanggal 21 Agustus 2023. Kali ini, event yang bakal digelar di Lapangan Penggreman bakal dihadiri bintang tamu Tasya Rosmala.
Tak berhenti di situ, Santi menambahkan, Pertura akan kembali dihelat di Kecamatan Prajurit Kulon pada 31 Agustus 2023.
Bertempat di Lapangan Blooto, Jalan Kemasan, Kelurahan Blooto akan menampilkan Ludruk Karya Budaya yang dimeriahkan Cak Slentem dan Bangkit.
’’Selain menyajikan informasi dan hiburan, masyarakat yang hadir langsung pada Pertura juga berkesempatan untuk mendapatkan doorprize menarik,’’ tukasnya.
Di samping itu, Santi juga berharap dengan digelarnya event Pertura 2023 turut berdampak positif pada peningkatan ekonomi masyarakat.
Termasuk mendukung terwujudnya Kota Mojokerto sebagai kota destinasi wisata berbasis sejarah dan budaya. (ram/fen)
Editor : Fendy Hermansyah