KOTA, Jawa Pos Radar Mojokerto – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Kota Mojokerto telah merampungkan pengadaan paket bantuan seragam, tas, dan sepatu gratis. Perlengkapan sekolah itu akan dibagikan kepada ribuan siswa baru jenjang SD/MI dan SMP/MTs negeri maupun swasta saat pendaftaran ulang PPDB awal Juli mendatang.
Kepala Dikbud Kota Mojokerto Amin Wachid mengatakan, tiga paket pengadaan perlengkapan sekolah gratis dengan total anggaran Rp 3,85 miliar telah rampung dikerjakan melalui e-katalog. Meliputi paket kain seragam, tas, dan sepatu sekolah. ’’Tiga-tiganya sudah selesai,’’ terangnya, kemarin.
Pengadaan paket tas sekolah lebih dahulu rampung dan telah diterima di kantor Dikbud Kota Mojokerto. Amin menyebutkan, paket seragam dan sepatu juga akan segera menyusul untuk didistribusikan. ’’Seragam dan sepatunya tinggal pengirimannya saja,’’ tandas dia.
Perlengkapan sekolah itu akan dibagikan kepada siswa baru jenjang SD/MI-SMP/MTs yang diterima PPDB. Pada tahun ajaran 2023-2024 ini, jumlah peserta didik baru diestimasikan sebanyak 8.905 anak. Khusus untuk bantuan kain seragam, ungkap Amin, masing-masing akan menerima tiga setel. Terdiri dari seragam nasional, pramuka, serta seragam khas Kota Mojokerto.
Pada jenjang SD/MI, Dikbud Kota Mojokerto mengucurkan anggaran sebesar Rp 982 juta yang diplot untuk 2.545 siswa di bangku kelas I. Sedangkan di jenjang SMP/MTs menyerap Rp 1,29 miliar dengan kuota 6.360 siswa yang tertampung di kelas VII. Maka, total pengadaan kain seragam tahun ini mencapai 26.715 setel. ’’Kontraknya sebenarnya sampai pertengahan Juli, tetapi kami minta percepatan agar selesai di bulan ini,’’ papar Amin.
Selain itu, ribuan peserta didik juga akan dijatah tas sekolah gratis yang dianggarkan sebesar Rp 717,8 juta. Dikbud juga mengucurkan dana dari APBD sebesar Rp 856,7 juta untuk pengadaan sepatu. ’’Target sasarannya juga sama, kami berikan untuk peserta didik baru di jenjang SD hingga SMP,’’ tandas Amin.
Amin memastikan, tiga paket bantuan perlengkapan sekolah akan diberikan kepada siswa sebelum tahun ajaran baru. Tepatnya akan disalurkan serentak saat tahap daftar ulang yang dijadwalkan 4-5 Juli mendatang. ’’Pengumuman terakhir PPDB kan 3 Juli, mulai tanggal 4 Juli orang tua sudah bisa mengambil seragam saat daftar ulang,’’ tegasnya.
Sedangkan permulaan tahun ajaran baru 2023/2024 jenjang SD/MI dan SMP/MTs akan digulirkan 17 Juli. Sehingga, lanjut Amin, peserta didik baru masih memiliki waktu hampir dua pekan untuk menjahitkan kain menjadi seragam. ’’Kami kira dengan waktu 13 hari sudah cukup untuk menjahitkan seragam,’’ pungkasnya. (ram/ron)
Editor : Fendy Hermansyah