Bekali Mental Prajurit Jelang Penugasan ke Papua
SURABAYA - Pembangunan Gereja Oikumene di Markas Yonif 500/Sikatan, Kodam V/Brawijaya, akhirnya terealisasi. Pembangunan yang diprakarsai oleh Danrem 082/CPYJ, Kolonel Inf Batara Alex Bulo, ini dipastikan berdiri dalam waktu dua bulan ke depan.
Proses peletakan batu pertama dilakukan secara simbolis oleh Kolonel Inf Batara, Danyonif 500/Sikatan Letkol Inf Imam Adiyanto, perwakilan pengurus gereja, serta para kolega pada Rabu (14/10). Pembangunan gereja ini bertujuan untuk membekali kesiapan mental para prajurit jelang keberangkatan tugas.
Letkol Inf Imam Adiyanto menegaskan pentingnya keseimbangan antara kesiapan fisik dan mental bagi prajuritnya. ”Tujuan utama dari pembangunan Gereja Oikumene ini adalah untuk menempa mental para prajurit yang beragama Kristen. Dengan berdirinya gereja ini, mereka dapat beribadah dan berdoa dengan lebih baik. Sebagai informasi, sebanyak 450 prajurit Yonif 500/Sikatan dijadwalkan berangkat bertugas ke Papua Tengah tahun ini,” jelasnya.
Pembangunan Gereja Oikumene ditargetkan rampung sebelum para anggota berangkat ke medan tugas, sehingga prajurit yang beragama Kristen dapat beribadah terlebih dahulu. Hal ini diharapkan mampu memantapkan kesiapan fisik dan mental mereka. Penugasan kali ini merupakan penugasan ketiga bagi Yonif 500/Sikatan dan akan berlangsung selama 9 bulan.
Sementara itu, Danrem 082/CPYJ Kolonel Inf Batara Alex Bulo mengungkapkan, niat mendirikan gereja di Sikatan sudah ada sejak awal ia bertugas di sana, yakni 20 tahun yang lalu. ”Tahun ini niat tersebut akhirnya dapat terwujud. Semua ini berkat doa dan dukungan dari seluruh prajurit serta rekan-rekan kolega yang hadir dalam acara peletakan batu pertama ini,” tutur Batara. (rif/fen)
Editor : Fendy Hermansyah
Sumber : Radar Mojokerto