Antisipasi Potensi Macet saat Muktamar NU, Siapkan Skema Contraflow hingga Rombak Gerbang Tol

Martda Vadetya • Dipublikasikan Kamis, 27 Agustus 2026 | 10:53 WIB
PENINGKATAN LALIN: Astra Tol Jomo bersama PJR Ditlantas Polda Jatim menyiapkan skema pengaturan lalin untuk antisipasi kemacetan di jalan tol.
PENINGKATAN LALIN: Astra Tol Jomo bersama PJR Ditlantas Polda Jatim menyiapkan skema pengaturan lalin untuk antisipasi kemacetan di jalan tol. 

KABUPATEN - Perhelatan Muktamar ke-35 NU di Jombang pada 27-31 Agustus berpotensi memicu lonjakan volume kendaraan di ruas Tol Jombang-Mojokerto (Jomo). Mengantisipasi terjadinya kemacetan dan hambatan, Astra Tol Jomo menyiapkan sejumlah rekayasa lalu lintas.

​Kepala Departemen Operasional Astra Tol Jomo Yuni Rihal memaparkan, kelancaran mobilitas ribuan peserta hingga tamu VVIP menjadi atensi pihaknya. Pasalnya, mayoritas rombongan yang mendarat dari Bandara Juanda akan melintasi ruas tol Mojokerto untuk menuju Kota Santri.

​Untuk mengawal kelancaran arus kendaraan para peserta dan tokoh nasional, Astra Tol Jomo menggandeng PJR Ditlantas Polda Jatim. Sejumlah personel gabungan disebar di sejumlah titik pada jalan tol sepanjang 40,5 km tersebut.​ ’’Kami akan fokus pada pengamanan di titik akses dan gerbang tol. Nantinya komando pengaturan lalu lintas langsung dari kepolisian atau PJR,’’ ujarnya, kemarin (26/8).

​Mengantisipasi potensi penumpukan kendaraan di exit Tol Jombang, sejumlah skema pengaturan dan rekayasa lalin telah dimatangkan. Gerbang Tol Jombang yang semula beroperasi dua pintu keluar, bakal dirombak menjadi tiga gerbang exit dan satu gerbang masuk atau entrance. Penggunaan mobile reader juga disiagakan untuk memangkas antrean pembayaran.

​Petugas juga memasang spanduk imbauan pengalihan arus. Kendaraan umum akan diarahkan untuk keluar via Gerbang Tol Penompo, Mojokerto Barat, maupun Bandar. ​Bahkan, skema contraflow juga disiapkan untuk mengamankan rombongan tamu VVIP. Seluruhnya bakal diberlakukan hanya jika volume kendaraan di sekitar Gerbang Tol Jombang membeludak.

​Kendati telah menyiapkan skenario pengamanan, Rihal menegaskan pihaknya belum menambah jumlah personel di lapangan. ’’Dari kami tidak ada penebalan personel untuk disiagakan. Kami optimalkan yang ada terlebih dahulu,’’ tandas Rihal. (vad/fen)

Editor : Fendy Hermansyah
Sumber : Radar Mojokerto
muktamar nu muktamar di jombang tol mojokerto tol jombang-mojokerjo