Mengusung tema “Memajukan Ekonomi, Menegakkan Keadilan dan Menjaga Demokrasi”, Lomba Rakyat tersebut dipusatkan di Kantor DPC Partai Demokrat Kabupaten Mojokerto, Desa Domas, Kecamatan Trowulan.
Ratusan peserta dari masyarakat sekitar dan kader Demokrat larut dalam berbagai permainan khas perayaan kemerdekaan. Mulai makan kerupuk, balap karung, kepruk air, estafet air, hingga memasukkan paku ke dalam botol.
Tercatat sebanyak 137 peserta dari masyarakat sekitar mengikuti rangkaian lomba. Selain itu, sekitar 60 kader Partai Demokrat turut ambil bagian dalam memeriahkan kegiatan.
Namun, ada yang berbeda dalam Lomba Rakyat Demokrat kali ini. Panitia tidak hanya menghadirkan perlombaan, tetapi juga menyediakan Lapak UMKM, bakso dan warung makanan milik Pak Udin yang menyediakan makanan dengan harga terjangkau, sekitar Rp10 ribu.
Makanan yang tersedia di warung tersebut kemudian diborong seluruhnya oleh H. Mokhammad Soleh, S.Sos, anggota DPRD Jawa Timur, untuk dinikmati bersama masyarakat.
“Bukan hanya lombanya yang kita pikirkan, tetapi bagaimana masyarakat bisa berkumpul dan makan bersama. Karena itu makanan yang ada kita borong untuk dinikmati bersama-sama,” ujar Soleh.
Kepedulian juga ditunjukkan melalui sembako tebus murah. Masyarakat dapat memperoleh gula pasir 1 kilogram dan minyak goreng 1 liter dengan harga tebus hanya Rp10 ribu.
Tidak berhenti pada program tebus murah. Sisa paket sembako yang belum terbeli kemudian ditebus seluruhnya oleh H. Mokhammad Soleh, S.Sos bersama seluruh anggota Fraksi Partai Demokrat DPRD Kabupaten Mojokerto untuk diberikan kepada para peserta lomba dari masyarakat.
Setiap peserta diberikan pilihan membawa pulang salah satu, antara minyak goreng atau gula.
Soleh menyampaikan, pemberian tersebut bukan dimaksudkan untuk membedakan siapa yang menang dan kalah. Lebih dari itu, setiap peserta diharapkan pulang membawa sesuatu untuk keluarganya di rumah.
“Yang penting jangan berpikir menang atau kalah. Hari ini kita semua menang karena bisa berkumpul dan bergembira bersama. Kalau pulang membawa minyak atau gula, anggap saja sebagai oleh-oleh untuk keluarga di rumah,” tuturnya.
Menurut Soleh, kebahagiaan masyarakat menjadi bagian penting dalam perayaan kemerdekaan maupun hari jadi Partai Demokrat.
“Saya ingin masyarakat sekitar merasakan kebahagiaan dalam perayaan ini. Walaupun hanya sehari, mudah-mudahan ada manfaat yang bisa dibawa pulang dan ada kenangan kebersamaan yang tersimpan,” imbuhnya.
Kemeriahan semakin pecah ketika Soleh mengajak seluruh anggota Fraksi Partai Demokrat untuk memberikan saweran kepada seluruh peserta.
Untuk peserta dewasa, baik bapak-bapak maupun ibu-ibu, masing-masing mendapatkan Rp50 ribu, sedangkan peserta anak-anak mendapatkan sekitar Rp10 ribu.
Pemberian tersebut sontak disambut tepuk tangan dan sorak gembira peserta. Suasana semakin cair karena kader Demokrat dan masyarakat berbaur tanpa sekat.
Bagi peserta, hadiah bukan semata-mata soal nominal. Namun menjadi bentuk apresiasi karena telah ikut memeriahkan perayaan kemerdekaan.
Soleh berharap, kemeriahan Lomba Rakyat tersebut dapat terus dilaksanakan secara rutin. “Semoga kegiatan seperti ini bisa dilaksanakan setahun sekali, setiap HUT RI dan HUT Partai Demokrat. Tidak harus mewah, yang penting masyarakat bisa berkumpul, tertawa, bahagia dan merasakan manfaatnya,” katanya.
Sementara itu, Ketua Panitia Lomba Rakyat Kabupaten Mojokerto, Filla Utomo, menyampaikan rasa terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung kegiatan tersebut.
“Terima kasih kepada seluruh panitia yang sudah bekerja keras, kepada kader Demokrat yang sangat antusias, kepada Abah Soleh dan seluruh anggota Fraksi Partai Demokrat atas dukungannya, serta kepada masyarakat sekitar yang sudah hadir dan ikut memeriahkan Lomba Rakyat ini,” ujar Filla.
Menurut Filla, antusiasme masyarakat menjadi salah satu indikator keberhasilan kegiatan. Sebab, sejak awal konsep kegiatan memang diarahkan untuk menciptakan ruang kebersamaan antara kader Demokrat dan masyarakat.
“Yang kita cari hari ini bukan hanya siapa yang menjadi juara. Tetapi bagaimana bapak-bapak, ibu-ibu, anak-anak dan kader Demokrat bisa tertawa bersama. Hari ini kita lihat sendiri masyarakat bahagia, kader juga bahagia. Itu yang paling penting,” ungkapnya.
Filla berharap kegiatan serupa dapat menjadi agenda rutin setiap tahun. ’’Semoga kemeriahan ini bisa dirasakan manfaatnya, walaupun mungkin hanya sehari. Mudah-mudahan ke depan bisa dilaksanakan setiap tahun pada HUT RI dan HUT Demokrat,” tambahnya.
Rangkaian kegiatan ditutup dalam suasana penuh kegembiraan. Masyarakat yang sebelumnya datang untuk mengikuti lomba akhirnya pulang membawa hadiah, uang apresiasi, hingga sembako.(ron)
Editor : Imron Arlado