KOTA - Pimpinan Cabang Gerakan Pemuda (PC GP) Ansor Kota Mojokerto menyatakan kesiapannya dalam mendukung dan menyukseskan Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU) di Pondok Pesantren Bahrul Ulum (PPBU) Tambakberas, Jombang, 27-31 Agustus nanti.
Tak kurang 30 personel Barisan Ansor Serbaguna (Banser) akan diterjunkan di lokasi kegiatan. Sebelum bertolak ke Jombang pekan depan, puluhan banser dibekali arahan oleh Ketua PC GP Ansor Kota Mojokerto dr. Rambo Garudo beserta Kasatkorcab Achmad Multazam dalam Apel Kesiapsiagan Banser di Pondok Pesantren Al-Multazam Tiga, Jalan Cinde Baru, Kelurahan/Kecamatan Prajurit Kulon, tadi malam (21/8).
Selain untuk konsolidasi, apel juga menjadi sarana koordinasi pengamanan sejumlah agenda di Kota Mojokerto. Termasuk, Gebyar Maulid Nabi Muhammad SAW dan tasyakuran memperingati HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia yang digeber PC Majelis Dzikir dan Shalawat Rijalul Ansor (MDS RA).
Dalam apel tersebut, jajaran banser ditekankan untuk senantiasa menjaga kondisi, kedisiplinan, dan sikap selama menjalankan tugas. Terlebih dalam momentum Muktamar, seluruh personel diminta memegang teguh netralitas dan tidak terlibat dalam kepentingan maupun dinamika dukung-mendukung.
’’Banser Kota Mojokerto menegaskan prinsip satu komando dengan tetap mengikuti instruksi dan arahan Satkornas Banser dan panitia muktamar. Seluruh personel yang diberangkatkan diharapkan fokus menjalankan tugas pengamanan, pelayanan, dan menjaga ketertiban sesuai amanah organisasi,’’ tegas Rambo.
Pengiriman 30 personel merupakan bentuk partisipasi sekaligus amanah yang melekat pada banser sebagai bagian dari GP Ansor dan NU. Kehadiran Banser diharapkan dapat membantu menciptakan situasi yang aman, tertib, dan kondusif selama berlangsungnya Muktamar.
Semangat tersebut juga sejalan dengan komitmen banser dalam menjaga persatuan bangsa dan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). ’’Momentum peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI sekaligus menjadi pengingat bagi seluruh kader untuk terus merawat kebersamaan, persaudaraan, dan kecintaan terhadap tanah air,’’ imbuhnya.
Anggota DPRD Kota Mojokerto ini juga mengajak masyarakat, khususnya seluruh Nahdliyin untuk bersama-sama mendoakan agar muktamar berjalan aman, damai dan sejuk. Sehingga, muktamar bisa melahirkan pemimpin NU yang amanah, independen, dan benar-benar menjadi pelayanan nyata bagi warga Nahdliyin. Pun demikian dengan kader ansor-banser, agar senantiasa membawa nama baik organisasi dimanapun dan kapanpun.
’’Dengan mengedepankan kedisiplinan, kesantunan, dan profesionalitas. Bagi Ansor-Banser, tugas organisasi bukan sekadar menjaga melaksanakan dan menjalankan kegiatan, tetapi juga bagian dari khidmat kepada NU, ulama, umat, bangsa, dan Negara,’’ pungkasnya. (far/fen)
Editor : Sofan Kurniawan