Juga Kerahkan Tim Basada dan Sediakan Tukang Pijat Gratis
KABUPATEN - Pengurus Cabang (PC) Gerakan Pemuda (GP) Ansor Kabupaten Mojokerto turut meneguhkan diri berkhidmat dalam pelaksanaan Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU) di Pondok Pesantren Bahrul Ulum (PPBU) Tambakberas, Jombang, 27-31 Agustus mendatang.
Selain menerjunkan 150 personel Barisan Ansor Serbaguna (Banser), badan otonom (banom) ini bakal melebur ke beberapa titik pos Tim Relawan Muktamar NU bentukan Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Mojokerto.
’’Memang kami diminta untuk mengerahkan pasukan dari Banser sebanyak 150 personel. Tugasnya, membantu pengaman (Pam) reguler selama lima hari muktamar,’’ ujar Sekretaris PC GP Ansor Kabupaten Mojokerto Ibnu Qohar, kemarin (18/8).
Selama di PPBU Tambakberas, ratusan Banser di bawah naungan Satuan Koordinator Cabang (Satkorcab) nantinya akan bergabung di bawah komando Satuan Koordinasi Wilayah (Satkorwil) Jatim dan Satuan Koordinator Nasional (Satkornas).
’’Teknis pengamanannya biasanya dibagi shif sesuai jadwal. Sebab, personel yang dilibatkan juga cukup banyak, khususnya personel Satkorcab Banser dari beberapa daerah di Jatim,’’ imbuhnya.
Sementara potensi kekuatan lainnya diterjunkan membantu tugas yang diamanahkan Tim Relawan Muktamar NU. Ibnu Qohar menuturkan, memang sejauh ini jumlah keseluruhan kekuatan Banser di Kabupaten Mojokerto yang terdata mencapai 2.500 orang. Sedangkan kader aktif dalam GP Ansor dari tingkat cabang hingga 18 Pangurus Anak Cabang (PAC) mencapai 2.000 orang.
Sehingga, lanjut dia, dengan kekuatan tersebut, PC GP Ansor bakal membagi tugas dan peran mereka di beberapa pos. ’’Ini sekaligus untuk mempermudah peran masing-masing anggota dalam berkhidmat,’’ jelasnya.
Di antaranya didistribusikan membantu posko dapur umum di kantor PCNU Kabupaten Mojokerto, pengamanan di sekretariat Tim Relawan Muktamar NU di lingkungan PPBU Tambakberas, driver, hingga mem-backup divisi lain. ’’Di situ nanti juga ada Bagana dan Basada yang siap ditugaskan di manapun,’’ imbuhnya.
Barisan Ansor Serbaguna Husada (Basada), misalnya, lanjut Ibnu Qohar, sedianya menyiapkan 25 tukang pijat gratis yang standby di posko Tim Relawan Muktamar NU.
Di posko yang lokasinya tidak jauh dari Gedung Serbaguna (GSG) KH Hasbulloh Said ini, terapis gratis tersebut bakal ditempatkan secara bergantian, masing-masing lima orang per hari.
’’Selebihnya, sahabat-sahabat Bagana membantu posko dapur umum bersama PC Muslimat dan LPBI (Lembaga Penanggulangan Bencana dan Perubahan Iklim),’’ imbuhnya. (ris/fen)
Editor : Fendy Hermansyah
Sumber : Radar Mojokerto