SEMENTARA itu, Wakil Ketua Rais Syuriah PCNU Kabupaten Mojokerto KH Muhammad Ahdal Sidqulloh Amin menambahkan, pengurus MWCNU juga diimbau untuk segera melakukan pendataan. Di dalamnya menyangkut potensi kader dan Nahdliyin yang hadir, waktu kehadiran, hingga teknis keberangkatan dari Mojokerto ke Tambakberas, Jombang.
Demikian ini, lanjut Gus Mad, sapaan karib KH Muhammad Ahdal Sidqulloh Amin, sekaligus untuk memudahkan OC Tim Relawan Muktamar NU mengidentifikasi, menjadwalkan kehadiran, serta mempersiapkan kebutuhan paket mamin.
”Artinya, kalau nanti jumlah kehadiran lebih banyak dari konsumsi yang sudah disiapkan, kita bisa segera bersikap dan mengantisipasi. Makanya, setelah jadwal disusun dan diberikan ke MWCNU, mereka diharapkan mengonfirmasi kembali jumlah kehadiran,” tutur Pengasuh Pondok Pesantren Darul Hikmah Sawahan, Kecamatan Mojosari, ini.
Di samping itu, sebagai upaya memudahkan peran dan tugas relawan, Gus Mad menyatakan, pihaknya akan terus menjalin koordinasi dengan panlok. Koordinasi ini, di antaranya terkait jumlah personel yang dibutuhkan oleh panlok setiap hari.
Baik untuk membantu divisi kebersihan maupun mem-backup divisi lainnya. ”Tentunya, selalu koordinasi dengan panlok. Nanti kita ditempatkan di mana, jumlahnya berapa, sami’na wa atho’na dengan panlok dan Yayasan PPBU,” pungkas alumni Muallimin Muallimat Atas (MMA) Bahrul Ulum Tambakberas, Jombang, ini. (ris)
Editor : Fendy Hermansyah
Sumber : Radar Mojokerto