Ribuan Nahdliyin Bumi Majapahit Dikerahkan Terlibat dalam Relawan Kebersihan Muktamar NU di Jombang

Moch. Chariris • Dipublikasikan Senin, 17 Agustus 2026 | 06:55 WIB

 

BERKHIDMAH: Ketua OC Relawan Muktamar ke-35 NU Khoirul Amin (tengah) didampingi Ketua Tanfidziyah PCNU Kabupaten Mojokerto H Abdul Muchid (kanan) memimpin rakor bersama 18 pengurus MWCNU, di kantor PCNU Kabupaten Mojokerto, Jumat (14/8). (Chariris JPRM)
BERKHIDMAH: Ketua OC Relawan Muktamar ke-35 NU Khoirul Amin (tengah) didampingi Ketua Tanfidziyah PCNU Kabupaten Mojokerto H Abdul Muchid (kanan) memimpin rakor bersama 18 pengurus MWCNU, di kantor PCNU Kabupaten Mojokerto, Jumat (14/8). (Chariris JPRM)

 

Gabung Carbon Warriors 

MOJOKERTO - Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Mojokerto membentuk tim relawan guna membantu kelancaran dan kesuksesan Muktamar ke-35 NU di Pondok Pesantren Bahrul Ulum (PPBU) Tambakberas, Jombang. Jumlah relawan yang rencananya dikerahkan membantu panitia lokal (panlok) muktamar tersebut diperkirakan mencapai 500 hingga 1.000 orang per hari. Di samping sebagai bentuk khidmah, kehadiran Nahdliyin dari bumi Majapahit ini diharapkan dapat berperan sebagai relawan kebersihan sekaligus menyemarakkan muktamar yang berlangsung lima hari, 27-31 Agustus 2026 mendatang. 

Langkah dalam menyukseskan forum permusyawaratan tertinggi organisasi Islam terbesar di Indonesia lima tahunan ini, diwujudkan melalui pembentukan Organizing Committee (OC) relawan yang diketuai Khoirul Amin. Kami meminta agar semua MWCNU, dimohon untuk hadir dalam Muktamar NU pada 27-31 Agustus di PPBU. Tentunya, tetap terorganisir dan selanjutnya akan dijadwalkan,” ungkap Ketua OC Relawan Muktamar PCNU Kabupaten Mojokerto Khoirul Amin usai memimpin rapat koordinasi (rakor) di kantor PCNU Kabupaten Mojokerto, Jumat (14/8) lalu.

Karenanya, kami minta MWCNU untuk mengerahkan jemaah dan mengonfirmasi ke kami (panitia relawan) terkait jumlah warga Nahdliyin yang hadir di masing-masing MWCNU,” imbuh anggota DPRD Kabupaten Mojokerto dari Fraksi Partai NasDem ini. Kendati baru tahap koordinasi, namun Khoirul Amin memperkirakan, jumlah Nahdliyin yang dikerahkan ke lokasi muktamar melalui MWCNU tersebut nantinya menyentuh 500 hingga 1.000 orang per hari.  

Estimasi per hari bisa sampai 500 jemaah, belum nanti saat pembukaan dan penutupan ya, bisa sampai 1.000 orang. Karena nanti di pembukaan dan penutupan itu kan luar biasa antusiasmenya,” urainya. Dengan demikian, mengingat potensi Nahdliyin yang cukup tinggi ini, dalam waktu dekat pihaknya akan menyusun jadwal pembagian pengerahan jemaah melalui skema dapil (daerah pemilihan). Ketika sudah terkonfirmasi jumlah, maka kita siapkan konsumsinya agar tertata dengan rapi,” tandasnya. 

Sementara itu, disinggung perihal peran ribuan Nahdliyin di bawah naungan PCNU Kabupaten Mojokerto selama di PPBU Tambakberas, ia menegaskan, panitia relawan muktamar tetap akan berkoordinasi dengan panlok. Salah satunya untuk menempatkan para relawan membantu divisi kebersihan di bawah naungan tim Carbon Warriors, bentukan panlok muktamar. Yang mana, dalam tim ini melibatkan 700 santri dari berbagai ribath di lingkungan PPBU.

Sehingga, sebelum mendekati pelaksanaan muktamar, PCNU mengimbau agar semua MWCNU segera melakukan pendataan terkait jumlah Nahdliyin, waktu kehadiran, dan teknis keberangkatan ke PPBU Tambakberas, Jombang. ”Ada petugas yang selalu mengambil sisa-sisa makanan dan sampah, kami akan menyiapkan panitia itu. Sehingga panlok merasa terbantu,” pungkasnya. (ris) 

 

 

 

Editor : Fendy Hermansyah
Sumber : Radar Mojokerto
muktamar nu Relawan kebersihan muktamar 35 nu nahdliyin