KABUPATEN - Semarak menyambut pelaksanaan Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU) di Pondok Pesantren Bahrul Ulum (PPBU) Tambakberas, Jombang, 27-31 Agustus mendatang, juga terasa di wilayah Kabupaten Mojokerto sebagai daerah penyangga.
Setidaknya hal itu terlihat dari ribuan bendera NU yang terpasang di sepanjang jalan protokol dan titik tertentu di tiga wilayah kecamatan. Meliputi di kawasan Kecamatan Mojosari, Pungging, dan Ngoro. Deretan bendera-bendera tersebut dipasang dan dikibarkan oleh kader maupun pengurus Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) sejak Rabu (12/8) malam.
’’Ini sebagai bentuk khidmat para kader dan pengurus NU dari semua tingkatan dalam rangka menyambut Muktamar NU di PPBU Tambakberas, Jombang,’’ ungkap Ketua Tanfidziyah PCNU Kabupaten Mojokerto H Abdul Muchid, kemarin (13/8).
Secara serentak, pemasangan bendera NU tersebut akan dilaksanakan oleh semua pengurus MWCNU hingga jajaran ranting se-Kabupaten Mojokerto. Terlebih setelah sebelumnya PCNU resmi menerbitkan surat instruksi pemasangan bendera NU kepada semua jajaran. Meliputi jajaran MWCNU, Pengurus Ranting (PR) NU, hingga Pengurus Anak Ranting (PAR) NU.
Selain di jalan dan titik tertentu, pemasangan bendera NU ini juga akan dilakukan di lingkungan kantor sekretariat di berbagai tingkat kepengurusan NU, lingkungan pondok pesantren, lembaga pendidikan, hingga di wilayah strategis. Dengan ketentuan, titik pemasangan bendera pada tempat yang layak, mudah terlihat, aman, dan tidak mengganggu ketertiban umum. ’’Instruksi ini sekaligus sebagai bentuk untuk memberikan penghormatan kepada para muassis NU,’’ pungkas Muchid. (ris/fen)
Editor : Fendy HermansyahSumber : Radar Mojokerto