Sabtu Besok Jalani Gemblengan dan Ijazah Kubro
KABUPATEN - Selain banser, ribuan pesilat dari Perguruan Pagar Nusa Kabupaten Mojokerto turut dikerahkan selama helatan Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU) di Pondok Pesantren Bahrul Ulum (PPBU) Tambakberas, Jombang, 27-31 Agustus nanti.
Mereka akan mengawal para masyayikh dan kiai baik di dalam mau di luar arena. Tidak sekadar mengawal, para pendekar juga menjadi garda terdepan dalam menjaga kondusivitas, ketertiban serta kenyamanan para kiai, hingga ribuan muktamirin dari seluruh pelosok Nusantara.
’’Kami masih mendata jumlah anggota kami dari 18 kecamatan se-Kabupaten Mojokerto. Nantinya akan kami rapatkan barisan sebelum berangkat ke Jombang,’’ ungkap Ketua Pimpinan Cabang (PC) Pagar Nusa Kabupaten Mojokerto Makruf.
Selain menyiagakan personel, anggota DPRD Kabupaten Mojokerto dari PAN ini juga akan ikut terlibat dalam mendirikan posko pengamanan dan pelayanan di sekitar lokasi Muktamar. Posko ini berfungsi sebagai pusat koordinasi dan layanan informasi bagi peserta yang membutuhkan bantuan.
Namun sebelum semua terlaksana, ribuan pendekar masih harus mengikuti ijazah kubro, gemblengan, sekaligus apel pesilat Pagar Nusa di Gedung Serba Guna (GSG) Hasbullah Said Tambakberas Jombang, Sabtu (15/8) besok. Tak kurang dari 5 ribu pendekar dari 38 PC se-Jatim siap mengikuti gemblengan tersebut.
Ijazah kubro ini dikabarkan akan diikuti para kiai dan masyayikh, mulai dari KH. Ahmad Muwafiq atau Gus Muwafiq, KH. Chusaini Ilyas, KH. Azim Choiruman, dan KH. Maksum Tajid. ’’Kami akan berikan sebanyak-banyaknya anggota agar ikut dalam ijazah kubro karena ini bentuk khidmat dan tekad menjaga kehormatan NU,’’ pungkasnya. (far/fen)
Editor : Fendy HermansyahSumber : Radar Mojokerto