Berita Daerah Berita Terbaru Ekonomi Bisnis Event JPRM Features Figur Hukum & Kriminal Jangan Baca Journey Kelana Desa Kesehatan Lifestyle Misteri Mojokerto Nasional Olahraga Pendidikan Peristiwa Politik Politik & Pemerintahan Ramapedia Sambel Wader Sejarah & Mojopedia Seni & Budaya Sportmojok Wisata & Kuliner

Gubernur Khofifah Lepas Ekspor Sarden Produksi Banyuwangi Senilai Rp10 Miliar

Fendy Hermansyah • Rabu, 8 Juli 2026 | 15:04 WIB
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa (kanan tengah) didampingi Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani saat pelepasan ekspor sarden di Banyuwangi, jawa Timur. Jumat (3/7/2026) ANTARA/Novi Husdinariyanto
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa (kanan tengah) didampingi Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani saat pelepasan ekspor sarden di Banyuwangi, jawa Timur. Jumat (3/7/2026) ANTARA/Novi Husdinariyanto

BANYUWANGI - Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa melepas ekspor 270 ton ikan sarden produksi di Banyuwangi, Jawa Timur, ke berbagai negara dengan total nilai mencapai Rp10 miliar.

"Ketika terjadi dinamika global di berbagai negara, kebutuhan ikan siap saji justru meningkat. Ini menjadi peluang besar bagi PT Pacific Harvest untuk terus memperluas pasar ekspor," kata Gubernur Khofifah saat melepas ekspor sarden di Kecamatan Muncar Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur, Jumat.

Khofifah menyampaikan ekspor ikan sarden ke pasar Eropa, Afrika, Uni Emirat Arab (UAE), Tanzania, Lebanon hingga Kamboja, itu menjadi bukti industri pengolahan hasil perikanan di Banyuwangi terus berkembang.

"Meningkatnya permintaan ikan siap saji di pasar global menjadi peluang yang harus dimanfaatkan pelaku industri nasional," kata Gubernur Khofifah.

Direktur Marketing PT Pacific Harvest Indonesia, Sherly Indrawati Aminoto menjelaskan ekspor kali ini terdiri atas 10 kontainer, masing-masing berisi 27 ton sarden.

Menurut dia, meski biaya logistik ekspor khususnya ke kawasan Timur Tengah meningkat dari semula 700 dolar AS per kontainer menjadi 5.000 dolar AS akibat situasi geopolitik, perusahaan tetap mampu menjaga kinerja ekspor karena memiliki pasar yang tersebar di banyak negara.

"Pasar kami tidak hanya Timur Tengah, tetapi juga Eropa, Afrika, Jepang, Australia, hingga negara-negara lain. Diversifikasi pasar membuat kami tetap bisa bertumbuh meski ada tantangan global," kata Sherly.

Saat ini, lanjut dia, perusahaan terus membuka pasar baru seperti Meksiko, Korea Selatan, Portugal, Spanyol hingga sejumlah negara Amerika Latin, dan itu menjadi bagian dari strategi memperluas ekspor produk olahan hasil laut asal Banyuwangi.

Editor : Fendy Hermansyah
#ekspor sarden #sarden banyuwangi #gubernur khofifah #gubernur jatim