Berita Daerah Berita Terbaru Ekonomi Bisnis Event JPRM Features Figur Hukum & Kriminal Jangan Baca Journey Kelana Desa Kesehatan Lifestyle Misteri Mojokerto Nasional Olahraga Pendidikan Peristiwa Politik Politik & Pemerintahan Ramapedia Sambel Wader Sejarah & Mojopedia Seni & Budaya Sportmojok Wisata & Kuliner

Bulan Depan, Trans Jatim Terapkan Pembayaran Nontunai

Yulianto Adi Nugroho • Minggu, 14 Juni 2026 | 06:46 WIB
BAKAL DIUBAH: Penumpang menerima tiket bus Trans Jatim yang dibayar secara tunai di Terminal Kertajaya, Kota Mojokerto, Jumat (12/6). Mulai bulan depan, rencananya pembayaran hanya bisa dilakukan dengan nontunai. (Adi JPRM)
BAKAL DIUBAH: Penumpang menerima tiket bus Trans Jatim yang dibayar secara tunai di Terminal Kertajaya, Kota Mojokerto, Jumat (12/6). Mulai bulan depan, rencananya pembayaran hanya bisa dilakukan dengan nontunai. (Adi JPRM)
 
Sosialisasi lewat Pramugari 

MOJOKERTO RAYA - Sistem pembayaran bus Trans Jatim bakal diubah. Mulai bulan depan, penumpang angkutan murah itu tidak boleh lagi membayar dengan uang cash atau secara tunai. Rencananya, Trans Jatim hanya akan menerima pembayaran nontunai.

Rencana penghapusan pembayaran dengan uang tunai itu mulai disosialisasikan kepada penumpang sejak pekan ini. ’’Mulai Juli bulan depan tidak menerima pembayaran cash, hanya nontunai,’’ kata salah seorang pramugari koridor 2 rute Mojokerto-Surabaya, Jumat (12/6).

Petugas mengaku tidak mengetahui pasti alasan pembayaran tunai tak diberlakukan lagi. Hanya saja, ia menyebut kebijakan baru tersebut kemungkinan mengikuti sistem yang diterapkan Suroboyo Bus, angkutan umum milik Pemkot Surabaya. ’’Sepertinya disesuaikan dengan Suroboyo Bus, soalnya Suroboyo Bus kan hanya pakai QRIS,’’ tuturnya.

Sosialisasi disampaikan saat pramugara/pramugari memberikan tiket kepada penumpang yang telah melakukan pembayaran. Bahkan, terdapat pramugari yang menganjurkan pembayaran secara nontunai saat disodori uang cash. ’’Kami inforkan mulai sekarang ya,’’ imbuh pramugari lainnya.

Bus Trans Jatim milik Pemprov Jatim menjadi pilihan banyak orang karena dianggap murah. Tarif Rp 5 ribu untuk umum dan pelajar Rp 2,5 ribu berlaku untuk semua koridor. Selama ini, pelanggan bisa membayar secara tunai dan nontunai lewat QRIS dan kartu e-money.

Dikonfirmasi mengenai informasi penghapusan pembayaran tunai, Kasi Dalops UPT P3 LLAJ Mojokerto Dishub Jatim Akhmad Yazid mengaku belum mengetahui. Pun demikian dengan pertimbangan manajemen Trans Jatim yang hanya akan memberlakukan pembayaran nontunai. ’’Saya belum ada info dari pihak Trans Jatim, coba saya cari tahu dahulu infonya,’’ ujar koordinator Terminal Kertajaya, Kota Mojokerto, itu.

Akan tetapi, Yazid menyebut penerapan sistem pembayaran hanya lewat nontunai sudah direncanakan sejak lama. Hanya saja kapan mulai diterapkan belum diketahui. ’’Dahulu sudah ada rencana begitu, tapi mulai kapan belum tahu,’’ tandasnya. (adi/fen)

Editor : Fendy Hermansyah
#pembayaran trans jatim #tarif trans jatim #bus Trans Jatim #Trans Jatim